Respon Keluhan Pedagang, Plt Wali Kota Tinjau Pasar Besar Juga Lanjutkan Cek Bank Sampah Kelurahan



MADIUN – Sejumlah keluhan pedagang Pasar Besar Madiun (PBM) direspon cepat Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun. Plt wali kota langsung meninjau pedagang PBM bersamaan dengan gowes, Kamis (30/4). Tak hanya meninjau kebersihan pasar, Plt wali kota juga menghimpun keluhan dan masukan pedagang secara langsung. 

‘’Kemarin ada beberapa keluhan khususnya di lantai 2 yang sepi. Hari ini saya tinjau langsung untuk melihat dan berbincang dengan para pedagang,’’ kata Plt wali kota. 

Kondisi lantai 2 yang didominasi pedagang pakaian memang tak seramai dulu. Salah satunya, perubahan model transaksi di era digital seperti saat ini. Namun, tentu tidak boleh menyerah dengan keadaan. Plt wali kota mengaku akan mencari cara untuk meramaikan pasar besar lantai dua. Selain itu, Plt wali kota juga meninjau sejumlah harga kebutuhan pokok khususnya penyumbang inflasi di Kota Pendekar. 

‘’Memang tercatat inflasi di tiga bulan pertama kemarin, tetapi Alhamdulillah (inflasi ini) masih lebih baik jika dibandingkan dengan tiga tahun sebelumnya,’’ ujarnya. 

Plt wali kota juga melanjutkan peninjauan terkait keberadaan bank sampah. Kali ini, Plt wali kota meninjau dua bank sampah di Kelurahan Patihan. Tak hanya bank sampah, Plt wali kota juga meninjau Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Keberadaan bank sampah di Kota Madiun memang akan dioptimalkan. Tak heran, Plt wali kota getol meninjau keberadaan bank sampah beberapa hari terakhir. Sebelumnya, Plt wali kota meninjau bank sampah di Jalan Pesanggrahan dan di Kelurahan Manisrejo.

‘’Melanjutkan kemarin, kita cek beberapa bank sampah. Khusus hari ini di Kelurahan Patihan. Kita ingin cek bagaimana pengelolaannya, termasuk pengelolaan komposter dan P2L-nya,’’ ungkap Plt wali kota.

Seperti diberitakan, Plt wali kota memang memberikan perhatian khusus terkait kebersihan. Bukan hanya soal bebas sampah, tetapi sampai ke pengelolaannya. Khususnya pengelolaan di tingkat bawah. Plt wali kota pun mengapresiasi peran serta masyarakat melalui bank-bank sampah yang sudah berjalan. Plt wali kota pun berharap keberadaan bank sampah terus dioptimalkan. Pemerintah tentu tak tinggal diam. Plt wali kota sengaja turun ke bawah untuk melihat kondisi serta kebutuhan di lapangan. Hal itu penting guna menyiapkan program optimalisasi ke depan. Salah satunya seperti penyediaan outlet khusus produk daur ulang sampah di PSC dan PRC. (ws hendro/agi/madiuntoday)