Optimalkan Pengelolaan Sampah dari Bawah, Plt Wali Kota Instruksikan DLH Dorong Program Pemilahan Sampah dari Rumah
MADIUN – Urusan sampah tengah menjadi isu nasional. Begitu juga di Kota Madiun. Penanganan sampah juga menjadi perhatian Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun. Berbagai upaya pun dilakukan. Termasuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Plt wali kota berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tancap gas program pemilahan sampah sejak dari rumah.
‘’Sampah harus sudah dipilah sejak dari rumah tangga. Ini butuh partisipasi masyarakat. DLH harus optimal mendorong partisipasi masyarakat ini,’’ kata Plt wali kota saat pembinaan pegawai DLH, Selasa (12/5).
Pemerintah tentu tak tinggal diam. Pemerintah Kota Madiun sudah menyiapkan anggaran Rp 10 juta per RT untuk pengelolaan sampah di tingkat masyarakat tersebut. Program anggaran di tiap RT tersebut memang sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Nominalnya pun terus ditingkatkan. Mulai dari Rp 5 juta per RT, Rp 9 juta per RW, hingga kini Rp 10 juta per RT.
Anggaran tersebut biasanya difokuskan untuk urusan saluran lingkungan. Nah, anggaran itu kali ini difokuskan untuk pengelolaan sampah di tingkat bawah. Plt wali kota menyebut DLH wajib melakukan pendampingan program tersebut agar berjalan baik.
‘’DLH harus menjadi contoh bagaimana pengelolaan sampah yang baik. Mulai dari pemilahan sampai pemanfaatan ulang,’’ ujarnya.
Masyarakat melalui Ketua RT masing-masing bisa menggunakan anggaran tersebut untuk berbagai keperluan pengelolaan sampah. Misalnya, pengadaan tempat sampah sesuai jenisnya, operasional bank sampah, hingga urusan pendaurulangan sampah. Prinsipnya, sampah rumah tangga yang dikirim ke TPA harus berkurang drastis. Sampah harus dimanfaatkan kembali semaksimal mungkin.
‘’Urusan sampah ini menjadi perhatian bapak presiden, makanya kita harus bergerak cepat. Anggaran sudah ada, tinggal eksekusinya,’’ ungkapnya.
Plt wali kota berharap program segera terlaksana. Saat ini Pemkot tengah gencar mensosialisasikan program tersebut. Baik melalui kelurahan maupun media sosial. Plt wali kota juga meminta laporan progresnya secara berkala. (ws hendro/agi/madiuntoday)