Alun-Alun Kota Madiun Bakal Lebih Terbuka, Pemkot Siapkan Penataan Ulang



MADIUN – Ikon sejarah Kota Madiun bakal mendapat sentuhan penataan. Pemerintah Kota Madiun berencana menata kembali kawasan Alun-Alun, mulai dari pemindahan Tugu Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha yang berada di tengah Jalan Kolonel Marhadi dan Jalan H. Agus Salim, hingga perbaikan saluran air di sisi barat dan utara Alun-Alun. Penataan ini menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah pusat kota sekaligus memperkuat nilai historis kawasan Alun-Alun.

Hal tersebut diketahui saat Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, bersama dinas terkait meninjau langsung kondisi Alun-Alun Kota Madiun, Senin (22/6). Dalam peninjauan itu, salah satu yang menjadi perhatian adalah keberadaan Tugu Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha yang dinilai menutupi pandangan ke arah Patung Kolonel Marhadi.

“Tadi kita cek Alun-Alun bersama teman-teman. Saya melihat Patung Kolonel Marhadi, sekaligus kebersihan Alun-Alun. Tugu yang menutupi Patung Kolonel Marhadi itu nanti rencananya akan dipindah supaya view-nya kelihatan. Jadi mulai dari arah Jalan Agus Salim, pemandangan Alun-Alun dan patung bisa lebih terlihat,” ujarnya.

Patung Kolonel Marhadi sendiri memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Kota Madiun. Monumen tersebut dibangun untuk mengenang jasa Kolonel Marhadi yang gugur pada tahun 1948. Sebagai bentuk penghormatan, namanya juga diabadikan menjadi salah satu ruas jalan utama di Kota Madiun, yakni Jalan Kolonel Marhadi yang berada di sekitar kawasan Alun-Alun.

Selain rencana pemindahan tugu, Pemkot Madiun juga menyiapkan pembenahan saluran air di sisi barat hingga utara Alun-Alun yang sebelumnya sempat mengalami kerusakan..

“Tadi juga melihat rencana pembenahan saluran Alun-Alun sisi barat sampai utara, karena kemarin sempat ada kendala akibat saluran yang ambrol,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Ruang Terbuka Hijau, Penerangan Jalan Umum, dan Pemakaman, Andi Anto, mengatakan pihaknya masih melakukan kajian terkait rencana pemindahan tugu tersebut, termasuk penentuan lokasi yang paling tepat.

“Masih kita cari lokasi yang pas dan rencana perbaikannya. Intinya bagaimana view Alun-Alun dan Patung Kolonel Marhadi bisa lebih terbuka dan terlihat jelas dari arah Jalan Agus Salim,” katanya.

Penataan ini diharapkan dapat memperkuat fungsi Alun-Alun sebagai ruang publik sekaligus menjaga dan menampilkan kembali nilai sejarah yang melekat di jantung Kota Madiun.

(Ws Hendro/rat/madiuntoday)