Seragam Gratis Tetap Berlanjut, Plt Wali Kota: Kualitas Jadi Prioritas dalam Pengadaan
MADIUN - Kabar baik bagi peserta didik baru jenjang SD dan SMP di Kota Madiun. Program seragam gratis dipastikan tetap berlanjut pada tahun ajaran 2026/2027. Saat ini, Pemerintah Kota Madiun masih menuntaskan proses pengadaan kain seragam OSIS dan Pramuka melalui mekanisme lelang guna memastikan kualitas bahan yang akan diterima para siswa.
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, proses pengadaan dilakukan secara cermat dan transparan. Menurutnya, pemerintah tidak hanya mengejar penyelesaian pengadaan, tetapi juga memastikan kualitas kain yang dibagikan memenuhi standar sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para peserta didik.
“Pengadaan seragam masih berproses melalui mekanisme lelang. Kami ingin seluruh tahapan dilakukan secara cermat dan transparan agar kualitas kain yang diterima benar-benar baik. Karena itu, prosesnya membutuhkan waktu dan kehati-hatian,” ujarnya.
Pengadaan seragam gratis tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp2,13 miliar. Saat ini proses masih berada pada tahap verifikasi administrasi dan penawaran dari para penyedia. Pemerintah memastikan setiap tahapan dilaksanakan secara teliti sebelum penetapan pemenang lelang agar kualitas bahan yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan.
Plt Wali Kota menambahkan, program seragam gratis tidak hanya menyasar peserta didik baru di sekolah negeri. Siswa baru SD dan SMP swasta juga akan menerima bantuan berupa kain seragam, sedangkan ongkos jahit diberikan kepada peserta didik di sekolah negeri sesuai ketentuan yang berlaku.
“Program ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Madiun untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan masyarakat. Karena itu kami ingin pelaksanaannya benar-benar tepat sasaran dan hasilnya berkualitas,” pungkasnya.
(rams/kus/madiuntoday)