DED Pembangunan Jembatan Manguharjo Masuk Tahap Lelang, Tahun Ini Diusulkan ke Pusat, 2027 Target Mulai Pembangunan



MADIUN – Pembangunan Jembatan Manguharjo terus berproses. Setelah urusan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) selesai, Pemerintah Kota Madiun kini mulai proses untuk Detail Engineering Design (DED). Prosesnya pun telah masuk tahap lelang. DED menjadi salah satu syarat untuk pengusulan ke Kementerian PU. 


‘’DED akan kami ajukan ke Kementerian PU untuk direviu. Kami mengusulkan dua opsi, yakni dibongkar total atau diperlebar. Keputusannya nanti ada di kementerian,’’ kata Plt Kepala DPUPR Kota Madiun Dwi Setyo Nugroho, Selasa (21/7).


DED menjadi dokumen terakhir yang harus diselesaikan setelah AMDAL, manajemen proyek, kajian aspek sosial, dan UKL-UPL rampung. Inug –sapaannya– menargetkan tahun ini semua berkas bisa diusulkan ke kementerian. Pemkot mengusulkan pembangunan ulang karena kondisi Jembatan Manguharjo dinilai sudah tidak lagi memadai. Infrastruktur yang dibangun pada 1972 itu telah berusia lebih dari 50 tahun dan kini menanggung volume lalu lintas yang terus meningkat.


Sesuai rencana teknis, jembatan lama akan dibongkar lalu dibangun kembali dengan kapasitas lebih besar. Lebar existing saat ini sekitar sepuluh meter akan diperluas menjadi sekitar 17 meter. Sedang, panjang jembatan tetap sekitar 110 meter.


Usulan pembangunan jembatan tersebut sejatinya telah disiapkan sejak 2024 silam. Namun, pemkot masih kudu melengkapi berbagai persyaratan administrasi kala itu. Setahun kemudian, proposal tersebut kembali diajukan kepada pemerintah pusat melalui forum Pawitandirogo saat Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkunjung ke Madiun. Dia berharap proses penyusunan DED hingga evaluasi di Kementerian PU dapat selesai sesuai jadwal.


‘’Jika seluruh tahapan berjalan lancar, usulan ditargetkan memperoleh persetujuan paling cepat September mendatang sehingga pembangunan dapat dimulai pada 2027,’’ jelas Inug sembari menyebut pekerjaan mungkin bakal multiyear.


Adapun nilai pembangunan Jembatan Manguharjo diperkirakan mencapai Rp 187 miliar. Proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas jalan sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan Manguharjo. (dspp/agi/madiuntoday)