RTM Terus Dipersiapkan Untuk Wisata, Kompetisi Foto Hunt Agustus Nanti Jadi Pembuka
MADIUN – Pemanfaatan Rumah Tahanan Militer (RTM) menjadi salah satu tempat wisata di Kota Madiun terus dipersiapkan. Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun kembali meninjau RTM di Jalan Ahmad Yani tersebut bersamaan gowes, Kamis (23/7). Peninjauan dilakukan setelah proses pembersihan rampung beberapa hari sebelumnya.
‘’Jadi ini menindaklanjuti yang kemarin. Setelah RTM dibersihkan kita cek lagi apa yang kiranya masih kurang,’’ kata Plt wali kota.
Plt wali kota menyebut ada yang masih perlu dilakukan sentuhan-sentuhan. Seperti bagian lantai yang dirasa masih belum bersih maksimal, pemotongan pohon, dan bagian dinding. Di dalam kawasan RTM tersebut memang masih terdapat pohon yang perlu dilakukan pemotongan. Sementara untuk dinding, Plt wali kota berharap bisa dimaksimalkan bagian bata merah dinding agar lebih menarik.
‘’Bata-batanya mungkin bisa di-expose lagi biar kelihatan lebih menarik. Ini menurut saya perlu, karena Agustus nanti jadi tempat kompetisi foto hunt,’’ jelasnya.
Plt wali kota menambahkan di bagian halaman depan juga bakal ditambahkan taman. Hal itu diharap menjadikan RTM semakin menarik. Namun, Plt wali kota mengaku tidak ada pembenahan total. Pasalnya, RTM tercatat sebagai bangunan cagar budaya. Bangunan asli tetap harus dipertahankan. Pembangunan hanya sekedar pembenahan ringan dan penambahan yang tidak merubah bangunan aslinya.
‘’Kalau pembangunan total tidak, hanya expose, perbaikan kecil saja,’’ ungkapnya.
Seperti diberitakan keberadaan RTM memang akan dimanfaatkan untuk wisata. Plt wali kota memiliki konsep wisata heritage. Nantinya, akan ada satu paket kunjungan wisata bangunan bersejarah. Seperti Balai Kota, Bakorwil, Gereja St Cornelius, bangunan sekolah Santo Bernadus, dan RTM. Paket wisata bakal semakin menarik, karena akan diunculkan cerita sejarahnya. Pembersihan pun dilakukan bersama anggota TNI sejak akhir Juni lalu. (ws hendro/agi/madiuntoday)