Banyak Event Besar Sukses Digelar, Olahraga Sepeda Jadi Sport Tourism Atraktif di Kota Pendekar



MADIUN – Event bersepeda cukup sering tersaji di Kota Madiun. Bahkan, beberapa di antaranya event besar berskala nasional. Seperti KAI Ngebel KOM 2026 yang barus saja tersaji. Event ini diikuti tak kurang dari 500 cyclist dari berbagai daerah di tanah air bahkan juga dari luar negeri. Tak heran, hadirnya event sekaligus menggeliatkan sport tourism Kota Pendekar. 


Terbukanya event bersepeda di Kota Pendekar tentu menjadi angin segar bagi penghobi gowes sekaligus cabang olahraga yang menaungi. Tak heran, Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kota Madiun, Faizal Rachman mengapresiasi Pemerintah Kota Madiun. Pasalnya, tanpa dukungan dan perhatian pemerintah tentu event tersebut bakal sulit terwujud. 


‘’Tentu saja terima kasih kepada Pemerintah Kota Madiun, kepada bapak Plt Wali Kota Madiun yang telah mendukung dan menjadikan sepeda sebagai salah satu sport tourism utama di Kota Pendekar,’’ katanya, Senin (3/8).


Hal itu terlihat dari sejumlah event bersepeda yang sudah berjalan beberapa waktu terkahir. Selain KAI Ngebel KOM, dalam rangkaian peringatan hari jadi lalu juga mengemuka event bersepeda bertajuk Discovery Bike 2026. Dalam kegiatan ini juga diikuti ratusan pesepeda dari berbagai kota. Rute kegiatan sengaja melewati Kota Madiun hingga kawasan pinggiran.


‘’Tanpa ada kepedulian pemerintah, tentu event-event seperti ini akan sulit dilakukan,’’ ungkapnya. 


Faizal juga menyampaikan terima kasihnya kepada main sepeda.com selaku pihak penyelenggara KAI Ngebel KOM yang sudah menghadirkan event sepeda berkualitas di Kota Madiun. Kegiatan ini berhasil menarik peserta hingga dari luar negeri. Ratusan peserta yang hadir berasal dari 210 komunitas, 89 kota, 20 provinsi, dan tujuh negara. Tujuh negara ini terdiri dari Australia, China, Colombia, Prancis, Jerman, Belanda, dan Indonesia tentunya. Kegiatan yang berlangsung pada 1 Agustus kemarin itu melewati rute jelajah Kota Madiun sebelum menuju ke Telaga Ngebel di Ponorogo. Ini menempuh jarak total 75,5 kilometer dengan kom length sejauh 15 kilometer. 


‘’Event yang luar biasa. Terima kasih kepada Main Sepeda yang sudah menghadirkan event bersepeda berkualitas di Kota Madiun,’’ ujarnya. 


Hal itu tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi pesepeda Kota Madiun. Khususnya, para atlet-atlet ISSI Kota Madiun. Atlet tidak perlu jauh-jauh mengikuti event. Tetapi dihadirkan di kota sendiri. Dengan mengikuti event berkualitas bersama pesepeda-pesepeda top dari berbagai daerah dan negara tentu menambah pengalaman dan mental bagi atlet lokal. 


‘’Semakin sering bertanding pastinya akan semakin menambah pengalaman. Dan event besar seperti ini tentu menambah pengalaman yang berbeda juga,’’ pungkasnya. (ws hendro/bip/agi/madiuntoday)