Cek Perangkat Wi-Fi di Ribuan Titik, Diskominfo Kota Madiun Harap Fasilitas Wi-Fi Gratis Pemkot Optimal




MADIUN – Pemkot Madiun berupaya memastikan agar wi-fi gratis yang disediakan untuk masyarakat dapat terkoneksi dengan lancar. Karena itu, pengecekan perlu dilakukan secara berkala. Termasuk yang sedang gencar dilakukan oleh Diskominfo Kota Madiun bulan ini.


Salah satu tujuan pengecekan adalah untuk memastikan bahwa perangkat penyedia wi-fi yang baru terpasang sesuai kontrak. ‘’Karena tahun depan kita ganti provider,’’ ujar Sekretaris Diskominfo Kota Madiun Noor Aflah.


Mulai tahun depan, PT Trisari Data Indonusa ditunjuk sebagai provider wi-fi gratis. Sesuai kontrak, wi-fi gratis ini dipasang di 2.000 titik dengan bandwith total mencapai 10 gigabyte.


Selain memastikan bahwa perangkat terpasang sesuai kontrak, pengecekan juga bertujuan untuk memastikan bahwa pemasangan perangkat tidak menyalahi aturan. ‘’Kalau memang pemasangan tidak bisa di poskamling dan harus di rumah, ya harus di luar rumah,’’ terangnya.


Sebagai pengguna layanan dari PT Trisari Data Indonusa, Diskominfo Kota Madiun ingin memastikan keadaan riil dari kerjasama ini. Langkah ini juga ditempuh sesuai saran dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). ‘’Kami ikuti saran dan masukan dari BPK,’’ kata Aflah.


Untuk diketahui, layanan wi-fi gratis yang baru dari Pemkot Madiun dapat diakses oleh siapa saja. Pengguna cukup log-in setiap satu jam. ‘’Karena gratis, jadi harus log-in setiap jam biar masyarakat dapat bergantian menggunakan. Pagi untuk sekolah dan kantor, malamnya bisa digunakan masyarakat,” jelasnya.


Fasilitas wi-fi gratis ini diapresiasi oleh banyak pihak. Lupiari, guru di SDN 1 Klegen menilai wi-fi gratis dari pemkot bermanfaat luar biasa bagi banyak pihak. Kegiatan belajar-mengajar (KBM) digital terbantu dengan layanan ini. 


‘’Pengajar dan siswa butuh jaringan internet yang memadai untuk kelancaran KBM,’’ tuturnya.


Hal senada diungkapkan Harsono. Dia berterima kasih kepada Pemkot Madiun yang telah menyediakan layanan wi-fi gratis. Berkat layanan ini, pedagang ikan hias di Pasar Sri Jaya tersebut semakin terbantu dalam berjualan secara online. 


‘’Wi-fi Pemkot Madiun membantu usaha saya lebih dikenal banyak orang,” akunya. 


Sementara itu, Ketua RT 41 RW 10 Kelurahan Nambangan Kidul, Muharni mengatakan semenjak ada wi-fi gratis dari pemkot, warganya terbantu. Mulai dari anak-anak yang mudah mencari referensi tugas dari internet hingga memudahkan ibu-ibu mencari resep masakan.


“Ya terbantu sekali karena kita jadi bisa mengakses internet dengan mudah. Apalagi ibu-ibu buat mencari referensi menu maskaan sehat untuk keluarga. Jadi terbantu sekali,” pungkasnya.

(Rams/kus/madiuntoday)