Siap Songsong Madiun Kota Kereta, PNM Dirikan Fasilitas Laboratorium Perkeretaapian
MADIUN - Kebutuhan ilmu pengetahuan terus berkembang. Karenanya, perguruan tinggi juga dituntut untuk menyediakan sarana pembelajaran yang mumpuni agar ilmu yang didapatkan mahasiswanya tidak ketinggalan zaman.
Paham betul akan kebutuhan itu, Politeknik Negeri Madiun (PNM) sebagai satu-satunya kampus di Asia Tenggara yang memiliki Prodi Perkeretaapian mendirikan laboratorium khusus untuk sarana belajar mahasiswanya. Yaitu, laboratorium kereta api.
"Selain memenuhi kebutuhan praktikum mahasiswa, juga diharapkan menjadi ikon. Khususnya, PNM yang memiliki prodi langka. Yaitu, Perkeretaapian," ujar Direktur PNM, Muhamad Fajar Subkhan saat ditemui, Selasa (10/1).
Melalui fasilitas ini, Fajar Subkhan berharap mahasiswa lulusannya mampu dan menguasai keterampilan manufaktur dan pemeliharaan KA.
Di dalam laboratorium yang terletak di Kampus 2 PNM itu terdapat beragam sarana prasarana untuk membangun KA. Juga, ada prototipe KA bertenaga hybrid. Yakni, tenaga diesel dan listrik. Juga, dilengkapi listrik aliran atas (LAA) dan baterai sebagai penggerak.
Lebih lanjut, Fajar Subkhan menambahkan bahwa dalam pembangunannya PNM mendapatkan dukungan dari PT Inka (Persero).
"Mulai dari kurikulum, materi yang diajarkan kepada mahasiswa, sampai peralatan laboratorium dan trainer KA," tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)