Pasar Kawak Segera Bersolek Tahun Ini, Pemkot Anggarkan Rp 2 Miliar untuk Rehabilitasi



MADIUN – Kota Madiun terus bersolek. Sejumlah pembangunan fisik masih akan tersaji di tahun ini. Salah satunya, rehabilitasi Pasar Kawak Kota Madiun. Pasar Kawak bakal mendapat sentuhan pembangunan dengan anggaran sebesar Rp 2 miliar. 


‘’Saat ini masih dalam proses review desain maps. İnsyaallah akhir Februari kita masukkan dokumen ke ULP (unit layanan pengadaan),’’ kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Sulistya Pambudi, Rabu (18/1).


Artinya, pembangunan diperkirakan pada Maret nanti. Uut –sapaannya- menyebut Pasar Kawak memiliki luasan 1.650 meter persegi. Pasar di Jalan Kutai itu memang sudah cukup lama. Rehab kali terakhir diperkiraan sekitar tahun 1980 an silam. Biarpun sudah tidak seramai dulu, keberadaan Pasar Kawak cukup penting di Kota Madiun. Salah satunya, karena nilai historisnya. 


‘’Untuk desainnya mungkin tak jauh dari itu, tetapi tidak menutup kemungkinan masih berubah. Karena ini masih dalam proses review,’’ ungkapnya. 


Kanti Rahayu, pedagang soto di sana menyebut pasar Kawak merupakan pasar kali pertama di Kota Madiun. Pun, merupakan pasar elit. Kebanyakan pembeli orang-orang kaya. Informasi itu didapat Kanti dari cerita Kakek-Neneknya dulu. Soto Pasar Kawak memang  legendaris. Bahkan, Kanti merupakan generasi ketiga. Artinya, Pasar Kawak sudah menjadi tempat berjualan keluarganya sejak tahun 1967 silam. 


‘’Dulu saat masih ada kereta Madiun-Ponorogo, pasar ini bisa dibilang menjadi jujukannya. Bisa dibilang pasarnya orang elit. Istilahnya, kalau orang tidak punya tidak berani ke pasar sini,’’ ujarnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)