Dindik Kota Madiun Imbau Siswa Tak Mainkan Lato-Lato Di Jam Sekolah




MADIUN – Demam lato-lato tampaknya masih belum reda. Di setiap sudut kota, dapat ditemui dengan mudah anak-anak hingga dewasa yang memainkan permainan tersebut. Tak jarang pula permainan tersebut mengganggu orang lain di sekitarnya.


Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan pun mengimbau siswa tak memainkan lato-lato. Khususnya, di jam sekolah. Langkah ini diambil agar tidak mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.


‘’Bermain lato-lato harus diawasi orang dewasa,’’ ujar Kabid Kurikulum, Pembinaan Bahasa dan Sastra Dindik Kota Madiun, Slamet Hariyadi, Kamis (19/1).


Menurut Hariyadi, kebijakan tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, ditemukan sejumlah dampak negatif dari permainan tersebut. Selain membuat kecanduan hingga lupa waktu, permainan lato-lato juga bisa menimbulkan cedera.


‘’Karenanya, penting mengecek faktor keamanan dan keselamatan bersama,’’ imbuhnya.


Lebih lanjut, Hariyadi mengungkapkan bahwa kebijakan ini masih sebatas imbauan secara lisan kepada kepala sekolah SD maupun SMP di Kota Madiun. ‘’Untuk surat resminya masih proses,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)