Meriahkan Hari Jadi ke-105 Dan Sosialisasi Ketentuan Cukai, Pemkot Madiun Gelar Wayang Kulit Gathutkaca Winisuda
MADIUN - Sosialisasi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Seperti di Kota Madiun. Sosialisasi ketentuan tentang cukai dikemas dalam sajian menarik. Yakni, pagelaran wayang kulit yang berlangsung di Pahlawan Bussiness Center (PBC) , Jumat (30/6).
Tak seperti pagelaran pada umumnya, wayang kulit sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-105 Kota Madiun ini lebih spesial dengan menghadirkan empat dalang cilik kebanggaan Kota Pendekar. Serta, satu dalang utama.
Apapun lima dalang tersebut adalah Danang Dhanardana, Dyah Ayu Kusumaningtyas, Nabil Ekri Rasfadillah Erlambang, Dafa Sakrisna Prasetyo, dan Ki Aditya Krisna, S.Sn.
Dalam pagelaran kali ini, lima dalang menghadirkan lakon Gathutkaca Winisuda. Yakni, bercerita tentang tokoh Gathutkaca yang memiliki banyak prestasi. Bahkan, menjadi andalan para dewa khayangan sejak kelahirannya. Maka, tak heran jika pada akhirnya dia diangkat menjadi raja. Meski begitu, perjalanannya untuk mencapai tahta tidak mulus dan harus melalui berbagai rintangan. Namun, semua dapat dilaluinya sehingga Gathutkaca pantas menjadi seorang pemimpin.
Selain lima dalang, acara ini juga dimeriahkan oleh Karawitan Siswa Laras dari SDN 01 Nambangan Lor, Tari Gambyong, dan bintang tamu Cak Yudo CS.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Madiun Maidi bersama forkopimda, Wakil Wali Kota Inda Raya Ayu Miko Saputri, Ketua TP PKK Yuni Setyawati Maidi, serta seluruh pimpinan OPD di Pemkot Madiun. Serta, para undangan hingga tingkat RT/RW dan pemenang lomba rangkaian Hari Jadi ke-105 Kota Madiun.
Dalam sambutannya, wali kota menyampaikan bahwa PBC sebagai lokasi terselenggaranya acara merupakan kawasan khusus yang disiapkannya untuk menggelar berbagai acara. "Saat ini pembangunan baru 90 persen. Kita akan terus sempurnakan. Silakan masyarakat siapa saja yang ingin menggelar di tempat ini saya izinkan," ujarnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Pendekar itu juga mengungkapkan sejumlah pembangunan yang akan dilaksanakan untuk meningkatkan daya tarik wisata. Untuk itu, wali kota berharap seluruh masyarakat dapat mendukung proses pembangunan itu hingga berjalan lancar dan optimal.
Mantan Sekda Kota Madiun itu juga berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan. Serta, selalu menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga, Kota Madiun tetap aman, nyaman, dan damai.
"Usia kota semakin bertambah, usia kita semakin berkurang. Maka saya berpesan jangan telat berbuat baik, jangan telat berbuat jujur," pungkasnya. (Rams/irs/diskominfo).