HUT ke-77 Bhayangkara, Wali Kota: Setiap Pribadi Harus Menjadi Polisi untuk Diri Sendiri
MADIUN – Peringatan HUT ke-77 Bhayangkara di Kota Madiun berlangsung khidmat. Upacara dan tasyakuran digelar, Sabtu (1/7). Bedanya, peringatan kali ini tidak berlangsung di halaman Polres Madiun Kota. Namun, terlaksana di halaman Balai Kota Madiun.
Wali Kota Madiun, Maidi menyebut usia memang boleh tua. Tetapi penampilan tetap harus muda. Karenanya, wali kota berharap instansi Polri dalam menapaki usia ke 77 tersebut bisa semakin menjaga dan mengayomi masyarakat serta tahu perasaan masyarakat. Hal itu penting agar tugas dan kewajiba Kepolisian bisa semakin optimal.
‘’Ini penting sekali agar pelayanan kepada masyarakat bisa semakin maksimal,’’ kata wali kota.
Wali kota juga menyampaikan banyak terima kasih kepada Polri yang telah banyak berkontribusi terkait pembangunan dan kemajuan di Kota Madiun. Seperti diketahui indek kebahagiaan hidup di Kota Madiun mencapai 60,52 poin. Capaian itu melebihi Pemprov Jawa Timur. Begitu juga dengan indek ketahanan pangan di Kota Madiun yang juga tertinggi di Jawa Timur untuk kategori kota.
‘’IPM kita juga terus naik ya. Ini semua tentu tidak bisa terwujud kalau kota kita tidak aman. Karenanya, saya berterima kasih sekali kepada TNI-Polri, khususnya kepada Polri yang hari ini sedang berulang tahun,’’ jelasnya.
Wali kota menambahkan keamanan memang menjadi perhatian penting. Apalagi, saat ini tengah menghadapi tahun politik. Wali kota berharap masyarakat juga turut menjaga kondusifitas di Kota Madiun. Keamanan, lanjut wali kota memang bukan sekedar tugas pemerintah. Namun, sudah menjadi tanggung jawab bersama.
‘’Setiap pribadi itu harus menjadi polisi paling tidak untuk dirinya sendiri. Terima kasih kepada Polri yang sudah terus mensosialisasikan kepada masyarakat,’’ pungkasnya. (ney/agi/diskominfo)