Mengenal Mumps atau Gondongan, Bisa Dicegah dengan Imunisasi MMR
MADIUN - Mumps atau gondongan tengah ramai menjadi bahan perbincangan beberapa waktu kebelakang. Pasalnya terjadi peningkatan kasus di sejumlah daerah di Indonesia. Nah, supaya penyakit menular tersebut tidak terjadi kepada kita, ada baiknya kita harus tahu cara penularannya dan bagaimana mencegah virus tersebut agar tak menjangkiti kita.
Gondongan adalah kondisi yang bisa menyebabkan pembengkakan pada wajah. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus pada kelenjar parotis. Kelenjar yang letaknya di bawah telinga ini berfungsi memproduksi air liur. Biang keladinya adalah virus bernama paramyxovirus yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar parotis ini.
Ketika virus ini masuk ke dalam saluran pernapasan (melalui hidung, mulut, atau tenggorokan), virus jahat ini akan menetap dan berkembang biak. Gejalanya biasanya muncul 14-25 hari setelah infeksi virus terjadi. Gejalanya ditandai dengan pembengkakan kelenjar parotis yang membuat sisi wajah tampak membengkak.
Lalu, bagaimana cara penularan gondongan? Pada kebanyakan kasus, penyakit yang dialami anak-anak ini biasanya menyebar melalui percikan ludah dari pengidapnya. Misalnya, ketika batuk dan bersin.
Gondongan bisa menyebar dalam waktu beberapa hari.
Maka dari itu, upaya pencegahannya perlu dilakukan sedini mungkin, dengan cara yakni menghindari kontak langsung dengan pengidapnya. Mencuci tangan dengan sabun secara teratur. Menggunakan dan membuang tisu saat bersin. Tetap di rumah (tidak sekolah atau bekerja) setidaknya lima hari setelah gejala pertama kali berkembang.
Meski belum ada obat khusus untuk mengobati gondongan, kini sudah ada vaksin untuk mencegah infeksi virus gondongan.
Vaksin tersebut adalah vaksin MMR atau Measles, Mumps, Rubella. Seperti namanya, vaksin ini digunakan untuk melindungi tubuh dari penyakit campak, gondongan, dan rubella. Menurut penelitian yang dimuat vaksin MMR bekerja dengan cara meningkatkan kemampuan antibodi (IgG) untuk melindungi tubuh dari infeksi paramyxovirus.
(Dspp/kus/madiuntoday)