Lepas Tim Verifikasi Kota Sehat, Sekda Minta Rekomendasi Segera Dipenuhi




MADIUN – Pelaksanaan verifikasi Kota Sehat di Kota Madiun telah usai. Tim verifikasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melaksanakan tugasnya. Rekomendasi yang diperlukan pun telah diberikan. Tim yang diketuai Sulvy Dwi Anggraini tersebut berpamitan. Seremonial pelepasan tim verifikasi berlangsung di Sun Hotel Kota Madiun, Jumat (25/10). Tim dilepas langsung Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto.

‘’Tim sudah bekerja dengan baik. Ada beberapa rekomendasi yang diberikan. Ini penting untuk kita dalam upaya menatap penghargaan Kota Sehat,’’ kata sekda.

Setidaknya ada sembilan tatanan Kota Sehat. Tim kemudian dibagi untuk meninjau lokasi dari sembilan indikator tersebut. Di antaranya, di Puskesmas, di pasar tradisional, di terminal, dan lain sebagainya. Sekda tak menampik masih ada kekurangan-kekurangan. Namun, kebanyakan urusan kelengkapan dokumentasi. Sekda menyebut banyak bukti kegiatan yang telah dilakukan tetapi tidak dikirimkan. Hal seperti itu baru diketahui saat verifikasi lapangan.

‘’Kebanyakan terkait kelengkapan data. Sebenarnya kegiatan yang dimaksud sudah dilakukan. Tetapi dokumentasinya tidak ikut dilaporkan. Padahal kelengkapan itu juga menambah nilai tersendiri,’’ ungkapnya.

Rekomendasi lain seperti soal kamar mandi di pasar tradisional. Mengemuka rekom untuk memisahkan antara kamar mandi perempuan dan laki-laki. Hal itu tentu menjadi masukan yang bagus. Selain itu juga ada masukan terkait papan peringatan area tanpa asap rokok. Di Kota Madiun sementara baru ada tanda untuk area merokok. Tim memberikan saran untuk juga menambahkan rambu larangan merokok untuk tempat yang memang bebas kawasan rokok.

‘’Saya minta dari Kadinkes untuk segera memenuhi dan melengkapi apa-apa yang kurang. Paling tidak satu minggu ke depan sudah harus ada progres,’’ pungkasnya. (rams/agi/diskominfo)