Jadi Agenda Unggulan Nasional, Pemkot Madiun Terus Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis




MADIUN - Pemerintah Kota Madiun terus berupaya mematangkan persiapan pelaksanaan program makan bergizi gratis yang menjadi agenda unggulan nasional.

Melibatkan Kodim 0803 Madiun, Badan Gizi Nasional (BGN), pimpinan OPD terkait, dan kepala sekolah, Pemkot Madiun kembali menggelar rapat koordinasi yang berlangsung di rumah dinas wali kota pada Rabu (4/12).

"Koordinasi terus kami lakukan untuk melihat kesiapan dari Pemkot Madiun, Kodim, maupun BGN," ujar Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto saat ditemui setelah rapat koordinasi di rumah dinas.

Menurut Pj wali kota, agenda uji coba makan bergizi gratis yang semula akan berlangsung pada 9 Desember saat ini sifatnya masih tentatif. Sebab, menunggu kesiapan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penyedia dapur umum. Pasalnya, hingga saat ini alat-alat masak yang akan digunakan belum tiba sepenuhnya.

Lebih lanjut, Pj wali kota menuturkan bahwa Kota Madiun membutuhkan setidaknya 17 dapur umum untuk dapat menyuplai makan bergizi gratis bagi 51 ribu anak. Namun, pihaknya masih menunggu juknis dari BGN terkait pembagian tugas dalam program makan bergizi gratis.

"Pemerintah kota Madiun komitmen siap untuk mensukseskan program makan gratis bergizi bagi anak-anak di Kota Madiun," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Kota Madiun Alifa Rahma menuturkan bahwa setiap dapur umum dimanfaatkan untuk menyuplai makanan bergizi gratis bagi 3 ribu siswa. Namun, saat ini di Kota Madiun baru ada 1 dapur umum.

"Persiapan sampai sekarang sudah 60 persen. Untuk alat-alatnya masih kami koordinasikan dengan pimpinan agar lebih cepat tiba," jelasnya.

Selain itu, dalam mengelola makanan bergizi gratis nantinya pihak SPPG akan melibatkan ahli gizi. Sehingga, diharapkan pemenuhan gizi anak lebih maksimal.

"Untuk anak-anak kalorinya beda-beda dari PAUD, TK, SD dan SMP. Jadi nanti akan dihitung bersama ahli gizi," tandasnya. (Ney/irs/diskominfo)