Wujudkan Generasi Muda Berakhlak dan Berprestasi, Puluhan Siswa SMA/SMK di Kota Madiun dapat Penyuluhan Pencegahan Narkoba




MADIUN - Dalam upaya mewujudkan Kota Madiun yang bebas narkoba, Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Madiun menggelar kegiatan pembinaan serta sosialisasi pencegahan, pemberantasan,
penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika.

Acara ini mengangkat tema Mewujudkan Generasi Muda Indonesia yang Berakhlak, Berprestasi, dan Berkarakter Positif Menuju Madiun Bersinar (Bebas Narkoba).

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (19/12) itu digelar di Aula SMAN 2 Kota Madiun, dihadiri oleh perwakilan dari seluruh SMA/SMK Negeri di Kota Madiun. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bakesbangpol Kota Madiun, Tjatoer Wahjoedianto.

Dalam sambutannya, dirinya menegaskan pentingnya peran serta generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang bebas narkoba.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap para siswa dapat memahami dampak negatif dari narkoba dan berperan aktif dalam pencegahan serta pemberantasannya, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Satreskrim Narkoba Polres Madiun Kota dan Kepala SMAN 2 Kota Madiun. Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian memberikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah peredaran narkotika di kalangan pelajar.

Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan materi tentang peran penting generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari pengaruh narkoba.

Di akhir acara, para peserta diberikan pamflet berisi imbauan untuk menjauhi narkoba yang dibagikan kepada setiap siswa sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan Kota Madiun yang bebas narkoba.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan para siswa bukan hanya tahu, tapi juga peduli dan ikut serta dalam upaya pemberantasan narkoba.
Tak hanya itu, acara ini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi para peserta, agar mereka lebih sadar akan bahaya narkoba dan semakin menguatkan komitmen untuk menjauhinya demi masa depan yang cerah dan prestasi yang gemilang.
(Rams/kus/diskominfo)