Pj. Wali Kota Madiun Tinjau Proyek IPLT dan Jembatan Patihan, Peresmian Dijadwalkan 5 Januari Mendatang
MADIUN - Pj. Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto, meninjau dua proyek strategis Kota Madiun, yakni Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) dan Jembatan Gantung Patihan, yang kini sudah selesai dikerjakan. Dua proyek ini direncanakan akan diresmikan secara serentak pada Senin, 5 Januari 2025, bersama beberapa proyek lain seperti Pondok Lansia yang telah rampung tahun ini.
Proyek IPLT dengan anggaran senilai Rp10,6 miliar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) kini telah selesai pengerjaannya. Meskipun belum diresmikan secara resmi, fasilitas ini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kebutuhan pengolahan limbah domestik. "IPLT ini telah selesai sesuai ketentuan, dengan pendampingan dari kejaksaan. Secara fungsional, fasilitasnya sudah bisa digunakan," ujar Pj. Wali Kota saat meninjau lokasi, Selasa (31/12).
Sementara itu, Jembatan Gantung Patihan yang menghubungkan kawasan Patihan dengan daerah sekitarnya juga telah rampung. Proyek ini menggunakan anggaran sebesar Rp10,3 miliar dari APBD Kota Madiun. Jembatan ini dirancang khusus untuk kendaraan roda dua dan pejalan kaki dengan kapasitas maksimal 4 ton. "Hari ini jembatan ini sudah bisa dipakai masyarakat, aman dengan pengaman di kanan-kirinya," tambahnya.
Pembangunan Jembatan Gantung Patihan dilakukan oleh kontraktor rekanan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Konsepnya sebagai jembatan gantung menjadikan proyek ini ikon baru di kawasan tersebut. "Kami memastikan seluruh proyek infrastruktur tahun ini, termasuk pondok lansia tahap dua, telah dikerjakan sesuai ketentuan," jelas Pj. Wali Kota.
Pada 5 Januari mendatang, seluruh proyek infrastruktur yang selesai tahun ini, termasuk IPLT dan Jembatan Patihan, akan diresmikan secara serentak. Meski sebelumnya Gubernur Jawa Timur telah melakukan peresmian simbolis, Pj. Wali Kota menegaskan akan ada seremoni tambahan untuk melibatkan masyarakat Kota Madiun.
Dengan rampungnya proyek ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan optimal. "Kami ingin memastikan fasilitas ini bermanfaat langsung bagi warga. Insya Allah semuanya telah dikerjakan dengan benar dan akan menjadi aset penting bagi masyarakat," tutupnya. (rams/uli/diskominfo)