Berharap Keberkahan dan Kelancaran Agenda 2025, Pemkot Gelar Tausiyah dan Doa Bersama




MADIUN – Tahun 2025 baru saja berjalan. Seperti halnya tahun lalu, berbagai kegiatan bakal tersaji sepanjang tahun. Tak terkecuali event budaya dan pariwisata. Karena itu, sudah sewajarnya berdoa kepada Tuhan YME untuk kelancaran agenda sepanjang 2025. Giat doa bersama di Rumah Dinas Wali Kota Madiun itu semakin lengkap dengan gelaran tausiyah agama. Kegiatan juga dihadiri Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto dan Wali Kota Terpilih Doktor Maidi.

Pj wali kota menyebut doa bersama sekaligus untuk mengharap keberkahan Tuhan YME. Selain itu juga wujud syukur atas segala yang telah didapat Kota Madiun sepanjang 2024 lalu. Seperti diketahui, ada banyak prestasi yang telah dicapai Kota Madiun. Setidaknya, sudah tercatat 139 penghargaan dan prestasi selama Pj Wali Kota Eddy menjabat dari Maret hingga Desember kemarin. Selain itu, Kota Madiun juga tercatat mengalami peningkatan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, pengangguran, dan lain sebagainya.

‘’Kota kita ini sudah banyak sekali mendapatkan prestasi dan penghargaan yang mungkin tidak bisa dicapai daerah lain. Ini patut kita syukuri,’’ kata Pj wali kota.

Di akhir tahun 2024 lalu, Kota Madiun berhasil mendapatkan nilai A sebagai Pemda dengan pelayanan publik terbaik nasional. Penilaian itu merupakan hasil evaluasi yang dari Kementerian PAN-RB. Menariknya, Kota Madiun berada di urutan ke-3 di tanah air untuk kategori kota di bawah Kota Solo dan Bandung. Artinya, Kota Madiun sudah mengalahkan kota-kota lain di Jawa Timur termasuk Surabaya, Malang, dan lainnya. Selain itu, Kota Madiun juga mendapatkan penghargaan dari Mendagri dan Tempo terkait kota berkinerja terbaik kategori fiskal rendah. Ini juga penghargaan tingkat nasional. Kota Madiun memang cukup sering menerima penghargaan tingkat nasional. Hal itu tak terlepas dari kinerja apik aparatur di Pemerintah Kota Madiun.

Pj wali kota menyebut, apa yang diraih saat ini tentu tak terlepas dari kinerja apik para pemangku kebijakan sebelumnya. Termasuk pondasi yang sudah ditancapkan Wali Kota Madiun periode 2019-2024, Doktor Maidi.

‘’Apa yang sudah baik harus terus dijaga dan ditingkatkan. Semakin baik kinerja pemerintah, semakin baik pula pelayanan kepada masyarakatnya,’’ ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga diisi tausiyah agama bersama Syekh Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al-Jilani Al-Hasani dari Turki. Syekh Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al-Jilani Al-Hasani merupakan cicit dari generasi ke-23 Sulthanul Auliya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani radhiyallahu‘anhu. (rams/agi/diskominfo)