Sudah Peresmian, IPLT Winongo Segera Diuji Coba
MADIUN - Pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di kawasan TPA Winongo telah rampung. Proyek bernilai Rp 10,6 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2024 itu juga telah diresmikan pada Senin (6/1).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Madiun Thariq Megah menuturkan, bangunan IPLT segera diuji coba untuk memastikan kesiapannya dalam beroperasi.
"Januari ini kami laksanakan uji coba. Nanti kami datangkan para ahli untuk memastikan bahwa IPLT sudah siap," ujarnya.
Tak hanya itu, DPUPR juga akan memenuhi sarana-prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung operasional IPLT lebih optimal. Seperti, pengadaan dua unit mobil tinja, penataan personel, hingga mendatangkan bakteri yang dibutuhkan dalam proses pengolahan lumpur.
"Harapannya Januari sudah bisa beroperasi semuanya," imbuhnya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto menuturkan bahwa tidak semua kabupaten/kota memiliki IPLT. Karenanya, diharapkan Kota Madiun bisa menjadi pengampu bagi daerah sekitar.
"IPLT ini menggunakan ide teknologi yang inovatif dan tidak menyebabkan polusi udara. Hasilnya nanti airnya bisa untuk pengairan sawah dan sampah padatnya untuk pupuk," jelasnya.
Sebagai informasi, pembangunan IPLT Winongo memanfaatkan lahan seluas 3.895 meter persegi. Di dalamnya terdiri dari solid seperation chamber, drying area, anaerobic filter, gudang lumpur tinja, unit fakultatif, unit maturasi, cascade aerator, dan wetland.
Kapasitas penampungan dan pengolahan lumpur tinja mencapai 20 meter kubik per hari. (Dspp/iko/irs/madiuntoday)