Kota Madiun Kota Paling Berkelanjutan Kedua Nasional, Terus Meningkat Sejak 2022
MADIUN – Nama Kota Madiun muncul di postingan Instagram Kemenpar RI baru-baru ini. Ya, dalam postingan terkait sepuluh kota/kabupaten paling berkelanjutan di Indonesia itu, nama Kota Madiun nangkring di posisi kedua. Kemenpar RI memposting unggahan terkait sepuluh daerah paling berkelanjutan di tanah air itu pada 20 Januari 2025 kemarin.
Dalam slide kedua, terdapat daftar sepuluh daerah paling berkelanjutan 2024. Di posisi pertama ada Kota Kediri. Nah, Kota Madiun ada di nomor kedua. Selanjutnya, ada Kota Blitar, Kota Semarang, Kabupaten Wonogiri, Kota Pariaman, Kota Banjarbaru, Kota Salatiga, Kota Medan, dan Kota Jambi.
Tak hanya itu, di slide selanjutnya nama Kota Madiun juga kembali mengemuka. Yakni, daerah paling berkelanjutan berdasar kategori. Nama Kota Madiun muncul untuk kota paling berkelanjutan kategori Tata Pamong atau Governance.
Daftar tersebut disusun oleh UI GreenCityMetric yang merupakan pemeringkatan bagi kabupaten/kota di Indonesia di bidang keberlanjutan. Sesuai namanya, UI GreenCityMetric diselenggarakan oleh Universitas Indonesia.
Usut punya usut, Kota Madiun merupakan daerah yang sudah mendapatkan penghargaan itu kali pertama digelar pada 2022 lalu. Menariknya, peringkat Kota Madiun juga selalu meningkat dari tahun ke tahun. Pada gelaran 2022 Kota Madiun berada diurutan keempat nasional kota paling berkelanjutan. Selain itu, Kota Madiun mendapatkan kota paling berkelanjutan kategori Tata Kelola Limbah.
Sementara pada 2023, Kota Madiun naik ke peringkat ketiga nasional. Selain itu juga mendapatkan kategori Tata Kelola Limbah. Nah di 2024 lalu, Kota Madiun nangkring di posisi kedua nasional. Sedang berdasar kategori, Kota Madiun mendapatkan penghargaan kategori Tata Pamong atau Governance. Penghargaan UI GreenCityMetric tersebut sejatinya sudah diterima Kota Madiun pada Agustus 2024 lalu.
Seperti diberitakan, ada enam kategori yang dilakukan. Yakni, Penataan Ruang dan Infrastruktur (SI), Energi dan Perubahban Iklim (EC), Tata Kelola Sampah dan Limbah (WS), Tata Kelola Air (WR), Akses dan Mobilitas (TR) serta Tata pamong/Governance (GV). Penilaian dilakukan melalui 71 indikator evaluasi kinerja tiap kota atau kabupaten sesuai yang ditetapkan oleh tim UI. Sejauh ini Kota Madiun berada di peringkat kedua nasional dan sudah mendapatkan dua kategori. Yakni, Tata Kelola Limbah dan Tata Pamong atau Governance. (rams/agi/madiuntoday)