Pamitan ke Forkopimda, Pj Wali Kota: Pejabat di Sini Welcome dan Sangat Mengutamakan Kekeluargaan
MADIUN – Kota Madiun menyisakan kesan tersendiri bagi Pj Wali Kota Eddy Supriyanto. Bagaimana tidak, Kota Pendekar meninggalkan banyak cerita dan histori bagi Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur itu. Ya, masa tugas Pj wali kota memang segera berakhir. Setelah 20 Februarai nanti, Pj wali kota bakal kembali bertugas sebagai Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur.
‘’Saya tugas di sini tidak seberapa lama. Tetapi kesan dan pengalaman yang saya peroleh sungguh luar biasa,’’ kata Pj wali kota saat pamitan dengan Forkopimda di Rumah Dinas Wali Kota Madiun, Senin (17/2) malam.
Kesan luar biasa datang tidak hanya dari masyarakat Kota Madiun. Namun, juga para pejabatnya. Pj wali kota menyebut Forkopimda hingga para tokoh di Kota Madiun welcome dan sangat mengutamakan kekeluargaan. Hal itu sesuai dengan budaya trah Mataraman yang menjunjung tinggi persaudaraan. Dukungan yang luar biasa tersebut, semakin meringankan tugas Pj wali kota di Kota Madiun.
‘’Budaya persaudaraannya sangat erat. Masyarakatnya juga halus. Halus komunikasinya, tindak tanduknya, dan lainnya,’’ ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut juga hadir Wali Kota Madiun terpilih Dr. Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun terpilih Bagus Panuntun. Pj wali kota sengaja mengundang keduanya untuk pamitan. Sebab, banyak agenda yang sudah menanti setelah pelantikan nanti. Pj wali kota khawatir akan sulit menjadwalkan pertemuan jika tak digelar sekarang.
‘’Setelah pelantikan nanti, Pak Maidi langsung melaksanakan retret di Magelang selama tujuh hari. Saya juga harus kembali bertugas di provinsi,’’ ungkapnya.
Pj wali kota mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi selama bertugas di Kota Madiun. Pj wali kota mengaku banyak terbantu dalam menyelesaikan setiap tugas dan pekerjaan. Mulai kepala OPD yang selalu sigap dan tanggap, Forkopimda yang welcome, hingga masyarakat yang luar biasa.
‘’Saya juga memohon maaf atas semua perkataan dan perbuatan yang mungkin kurang berkenan di hati bapak ibu semuanya,’’ (ney/agi/diskominfo)