Cerita Soal Retret di Seminar ASEAN Youth Movement and Leadership Conference Wimnus Jawa Timur, Wawali: Pemerintah Getol Persiapkan Anak Muda untuk 2045
MADIUN – Wakil Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun berkesempatan membuka Seminar ASEAN Youth Movement and Leadership Conference yang digelar Wirausaha Muda Nusantara
(Wimnus) Jawa Timur, Minggu (2/3). Kegiatan yang berlangsung di Asrama Haji Kota Madiun itu diikuti ratusan pengusaha muda di Kota Madiun dan sekitarnya. Wawali yang diminta mewakili Wali Kota Madiun Dr. Maidi pun bercerita banyak soal dunia usaha, anak muda, dan peran pemerintah tentunya.
Salah satunya, cerita soal retret di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) di Magelang beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, kepala daerah wajib mengikuti retret usai pelantikan 20 Februari lalu. Wawali Bagus Panuntun menyusul bergabung pada 27 Februari. Meski hanya dua hari, Wawali mengaku mendapatkan pengalaman dan ilmu yang berharga. Sebab, dipenutupan retret materi diberikan langsung Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, itu pengalaman terbaik yang pernah didapatkan Wawali hingga kini.
‘’Presiden benar-benar telah mempersiapkan generasi muda untuk 2045. Dipersiapkan dari sekarang untuk generasi emas 20 tahun mendatang,’’ kata wawali.
Wawali memberikan contoh program-program yang dijalankan. Salah satunya, Makan Bergizi Gratis (MBG). Menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun, harus dipersiapkan segala sesuatunya secara mendetail. Seperti urusan asupan gizi. SDM yang unggul akan sulit diwujudkan jika manusianya kekurangan gizi. Khususnya di masa pertumbuhan.
‘’Jadi bapak presiden itu paham benar bagaimana mengoptimalkan bonus demografi di negara kita 20 tahun mendatang,’’ ungkapnya.
Indonesia akan memiliki jumlah usia produktif lebih banyak dibanding usia non produktif di 2045 mendatang. Termasuk para anggota Wimnus. Ya, anggota Winmus rata-rata berusia kepala dua tahun. Artinya, mereka masih termasuk usia produktif 20 tahun mendatang. Karenanya, wawali berpesan untuk terus meng-upgrade diri. Terus mempersiapkan diri. Sebab, puncak generasi emas merupakan peluang sekaligus tantangan.
‘’Persaingan di 20 tahun mendatang sangat luar biasa. Pastinya, ada banyak SDM unggul. Jika ingin bersaing, harus dipersiapkan dari sekarang,’’ ungkapnya.
Wawali juga mengucapkan selamat atas terselenggaranya seminar tersebut. Pemerintah Kota Madiun siap mendukung kegiatan positif di Kota Pendekar. Artinya, Pemkot siap berkolaborasi dengan anak-anak muda untuk kegiatan-kegiatan lainnya ke depan.
‘’Pemerintah Kota Madiun sangat terbuka. Silahkan berkegiatan. Kami siap men-support,’’ pungkasnya. (dspp/agi/diskominfo)