Program 100 Hari Kerja, Wali Kota Targetkan 16 Unit SPPG Terpenuhi
MADIUN - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan faktor krusial dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di Kota Madiun, terdapat 51 ribu siswa sekolah yang berhak mendapatkan MBG. Sehingga, membutuhkan 17 unit SPPG. Namun, saat ini baru ada satu SPPG untuk mengakomodasi 3 ribu siswa.
Karena itu, Wali Kota Madiun Dr. Maidi dalam program 100 hari kerjanya memberikan perhatian khusus terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
"Kota Madiun masih butuh 16 unit SPPG lagi. Kita marathon, 100 hari kerja harus sudah tersedia semua," ujarnya, Senin (3/3).
Menurut Dr. Maidi, pemenuhan SPPG dilakukan dengan APBD. Sedangkan, untuk kebutuhan suplai bahan baku menggunakan APBN.
Karenanya, Pemkot Madiun bersama Badan Gizi Nasional (BGN) segera menetapkan 16 titik SPPG untuk lokasi dapur umum. Serta, menyamakan standar untuk semua dapur agar sesuai dengan ketentuan.
Selain 51 ribu siswa, program MBG nantinya juga akan menyasar kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Wali kota pun berupaya menghidupkan lahan tidur dan mengoptimalkan pekarangan pangan lestari (P2L) untuk memenuhi kebutuhan bahan baku.
"Bersama warga, ketahanan pangan kita tingkatkan. Insya Allah 100 hari sudah panen, sudah bisa dinikmati masyarakat," tandasnya. (Ws Hendro/irs/madiuntoday)