Wali Kota Dr.Maidi Dorong Peningkatan Kesehatan dan Harapan Hidup di Lokakarya Pembangunan Kesehatan
MADIUN - Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, secara resmi membuka acara Lokakarya Perencanaan Pembangunan Bidang Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (KB) pada Rabu (5/3).
Acara ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, Wakil Ketua DPRD Istono, Ketua TP PKK, serta Wakil Ketua TP PKK.
Dalam sambutannya, Wali Kota Dr. Maidi menekankan pentingnya kesehatan sebagai salah satu faktor utama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama dalam kaitannya dengan angka harapan hidup.
“Salah satu pembentuk IPM adalah angka harapan hidup. Angka harapan hidup itu salah satunya juga memang dari kesehatan,” ungkap wali kota.
Lebih lanjut wali kota mengatakan, pihaknya berupaya terus meningkatkan angka harapan hidup dengan memperbaiki kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program Dinas Kesehatan PPKB.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, menyampaikan bahwa pihaknya telah menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
“Kami memiliki inovasi terkait ILP (Integrasi Layanan Primer) dan juga cek kesehatan gratis. Itu dua inovasi terbesar kami, meskipun masih banyak inovasi lainnya,” terangnya.
dr.Denik menambahkan, terkait cek kesehatan gratis, pihaknya masih perlu meningkatkan respons masyarakat karena hal ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan.
Dirinya juga mengapresiasi langkah Wali Kota yang kerap menjalankan program kantor di lapangan, karena dinilai mampu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami bersyukur Wali Kota melaksanakan kantor di lapangan, ini cukup membantu pelayanan kami. Bahkan, ada sedikit peningkatan respons masyarakat, terutama di momen hari ulang tahun kota,” tambahnya.
Melalui lokakarya ini, diharapkan perencanaan pembangunan di bidang kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana di Kota Madiun semakin terarah dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(ws hendro/kus/diskominfo)