Wawali Hadiri Rakor Penguatan Ekonomi Desa Jawa Timur, Bahas Koperasi Hingga Sekolah Rakyat
SURABAYA – Percepatan pengentasan kemiskinan menjadi salah satu fokus pemerintah. Rapat koordinasi (Rakor) tingkat Jawa Timur pun digelar. Rakor dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Surabaya, Minggu (9/3). Rakor dihadiri kepala daerah se-Provinsi Jawa Timur. Tak terkecuali Wakil Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun yang mewakili Wali Kota Dr. Maidi. Tak hanya itu, ada juga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf sebagai pemateri.
Berbagai pembahasan pun mengemuka. Seperti program Koperasi Unit Desa (KUD) Merah Putih untuk penguatan ekonomi desa. Pemerintah Provinsi Jawa Timur berniat menghadirkan KUD Merah Putih dengan beragam skema. Mulai membangun koperasi baru, mengembangkan koperasi yang sudah ada, dan merevitalisasi koperasi. Keberadaan koperasi ini ditarget launching Juli mendatang.
Selain itu juga ada pembahasan Sekolah Rakyat (SR). Program dari Kementerian Sosial tersebut juga ditarget untuk segera. Rencananya bakal ada 100 SR ke depan. Sementara di Jawa Timur, targetnya ada 40 SR. Program SR merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto. Dikhususkan untuk masyarakat miskin dan miskin ekstrem. Sekolah nantinya akan dimodel asrama.
Bagaimana di Kota Madiun?
Wakil Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menyebut Pemerintah Kota Madiun pastinya mendukung program-program tersebut. Pemkot siap berkolaborasi. Seperti halnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah Kota Madiun sudah menyiapkan lahan untuk dapur umum. Pun, menjadi lokasi simulasi program MBG untuk ibu hamil, menyusui, dan balita. Selain itu, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan aset lahan yang bisa untuk membantu MBG tersebut. Mulai untuk penanaman sayur hingga kolam untuk budidaya ikan. Hasilnya, untuk membantu pemenuhan gizi MBG tersebut.
‘’Prinsipnya pemerintah daerah siap membantu, siap berkolaborasi. Tentunya setelah ini akan ada rakor-rakor lanjutan, kira-kira nanti apa yang bisa kami berikan untuk mensukseskan program ini,’’ kata wawali. (rams/agi/diskominfo)