Jabatan Kepala DPMPTSP Masih Kosong, Pemkot Madiun Gelar Seleksi Terbuka Untuk Eselon III




MADIUN – Jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Madiun telah kosong sejak Rully Dwi Ratnawati pensiun di pertengahan 2024 lalu. Sejak saat itu, posisi tersebut diisi oleh Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Setda Kota Madiun Ahsan Sri Hasto sebagai Plt. Kepala dinas.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kota Madiun menggelar seleksi terbuka untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) bagi DPMPTSP.

Ketua Panitia Seleksi JPTP Di Lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto menuturkan bahwa pengumuman seleksi terbuka telah disiarkan sejak 2 hari lalu. Kemudian, pendaftaran dapat dilakukan mulai 19 Maret hingga 2 April 2025.

‘’Jadi, dua hari lalu sudah kami umumkan seleksi terbuka untuk pengisian JPTP eselon II di DPMPTSP. Sudah ada kriteria yang kami sampaikan. Silakan bagi eselon III yang memenuhi kriteria untuk mendaftar,’’ ujar Sekda Kota Madiun itu saat dikonfirmasi, Kamis (20/3).

Menurut Soeko, tidak ada kriteria pendidikan khusus bagi pendaftar JPTP di DPMPTSP. Namun, mereka yang memiliki latar belakang di bidang pelayanan publik mendapatkan poin tersendiri. Sebab, tupoksi DPMPTSP tidak lepas dari pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya, terkait perizinan usaha.

Lebih lanjut, Soeko menjelaskan bahwa seleksi terbuka JPTP eselon II DPMPTSP ini sudah sesuai aturan. Bagi OPD yang pimpinan sebelumnya pensiun, dilakukan seleksi terbuka dari jabatan di bawahnya. Atau, eselon III.

Dalam seleksi tersebut nantinya para peserta akan mengikuti sejumlah tahapan. Mulai dari penilaian dokumen administrasi, penelusuran reka jejak jabatan dan integritas serta moralitas, pelaksanaan uji kompetensi melalui penggalian potensi atau asesmen, presentasi uji gagasan/makalah, dan seleksi wawancara.

‘’Dari hasil seleksi itu akan kami ambil tiga besar kandidat terbaik. Kemudian, dari kandidat tiga besar itu nantinya akan dipilih sendiri oleh Wali Kota Madiun sebagai pejabat pembina kepegawaian (PPK),’’ jelasnya.

Soeko berharap, proses seleksi dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan pejabat eselon II yang mampu memimpin OPD. Serta, memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat.

‘’Targetnya proses seleksi hingga pengumuman hasil akhir bisa rampung akhir April atau awal Mei,’’ imbuhnya.

Sementara itu, saat ini tidak hanya jabatan kepala DPMPTSP saja yang kosong. Kondisi serupa juga terjadi di Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (DisnakerKUKM). Namun, seleksi JPTP eselon II untuk DisnakerKUKM masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

‘’Sudah kami ajukan untuk memperoleh persetujuan dan tinggal menunggu ACC dari pusat,’’ tandasnya. (Rams/irs/madiuntoday)