Optimalkan Pemantauan Dalam Kota, Diskominfo Tambah CCTV Analitik Jelang Lebaran
MADIUN - Pemasangan peralatan televisi sirkuit tertutup atau closed circuit television (CCTV) analitik menjadi salah satu alat yang digunakan Pemerintah Kota Madiun untuk menghitung jumlah pendatang yang masuk.
Untuk itu, menjelang peringatan Hari Raya Idul Fitri tahun ini jumlah CCTV analitik semakin ditambah. Tidak hanya di kawasan wisata, tapi juga sejumlah titik dalam kota.
Kepala Bidang Pengelolaan Teknologi dan Informasi Diskominfo Kota Madiun Tunggul Priyono mengatakan, CCTV analitik bisa secara otomatis menghitung objek orang yang terekam.
Dengan demikian, CCTV yang dipasang itu selain untuk memantau aktivitas masyarakat, juga bisa mendeteksi tingkat kunjungan wisatawan.
"Jadi, CCTV bisa memberikan dua fungsi. Selain data analisis, juga memantau keamanan," ujarnya, Senin (24/3).
Adapun CCTV analitik ditambahkan di sekitar perempatan Patung Gajah Jl. Soekarno Hatta, simpang Jl. Salak-Asahan, perempatan 501, perempatan Cokroaminoto dekat Superindo, perempatan Jl. Bali, perempatan Rejo Agung, dan CCTV Jl. Dr. Soetomo depan Dispendukcapil. Pemasangan dilakukan dengan memindahkan koneksi jaringan dari Dinas Perhubungan ke Diskominfo.
Saat ini, total CCTV yang dikelola Diskominfo ada 166 unit. 90 di antaranya berada di kawasan luar ruangan. Salah satunya seperti di kawasan penyeberangan Pahlawan Street Center (PSC) untuk memantau jumlah kunjungan wisatawan di area tersebut. Juga, di pintu masuk Kota Madiun untuk melihat jumlah kendaraan yang masuk wilayah kota. (WS Hendro/irs/madiuntoday)