Cokroaminoto Jadi Kawasan Khusus Kuliner Pecel, Pedagang Non Pecel Kooperatif Dan Setuju Pindah Di Lokasi Terdekat
MADIUN - Jalan Cokroaminoto memang terkenal sebagai kawasan pecel legendaris di Kota Madiun. Pemerintah Kota Madiun pun ingin menjadikan ikon ini lebih kuat. Caranya, dengan menyeragamkan produk yang dijual di kawasan Cokroaminoto. Yakni, nasi pecel.
Untuk itu, bagi pedagang non pecel dipindahkan ke lokasi terdekat. Seperti di Jalan Batanghari dan Kutai.
Ketua Paguyuban PKL Cokro Indah, Galuh Candra Sari menuturkan bahwa ada 11 PKL non pecel yang dipindahkan ke Jalan Kutai dan delapan lainnya di Batanghari.
"Ini sudah kesepakatan bersama. Kami para penjual mengikuti aturan pemerintah. Yang penting kami sudah disediakan tempat untuk relokasi," ujarnya.
Rabu (26/3) malam, para pedagang yang akan direlokasi bersama Satpol PP dan Damkar Kota Madiun melakukan survei lokasi berdagang yang baru. Juga, mengukur kebutuhan stan masing-masing pedagang.
Menurut Galuh, penandatanganan berita acara telah dilakukan antara pedagang, Dinas Perdagangan, dan Satpol PP di Kelurahan Kejuron beberapa waktu lalu. Dari kesepatan itu, pedagang mulai memindahkan stannya pada Kamis (27/3).
"Siap di lokasi masing-masing per 27 Maret," imbuhnya.
Kepala Satpol PP Kota Madiun Sunardi Nurcahyono mengatakan, masing-masing pedagang mendapatkan jatah stan sepanjang tiga meter dan jarak antarpedagang satu meter.
"Masing-masing pedagang sudah mengukur kebutuhannya. Hari ini (Kamis,red) semua sudah menempati lokasi yang baru," tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Madiun Dr. Maidi menjelaskan bahwa penguatan ikon dengan menjadikan Cokroaminoto khusus pedagang pecel merupakan upaya memudahkan pengunjung maupun pemudik untuk menemukan makanan khas Kota Pendekar.
"Lebaran nanti Kota Madiun banyak pengunjung. Kalau yang jualan di Cokroaminoto itu pecel semua, maka tidak akan kehabisan," jelasnya.
Meski begitu, Pemkot Madiun tetap memperhatikan pedagang yang direlokasi dengan memberikan tempat yang nyaman.
"Kalau tempatnya nyaman, pengunjung juga senang. Parkir tertata rapi dan bebas gangguan. Jadi bisa makan dengan tenang," tandasnya. (Ney/irs/madiuntoday)