Dishub Kota Madiun Catat Terjadi Lonjakan Kendaraan Bermotor di Beberapa Titik Masuk Kota Pendekar
MADIUN - Volume kendaraan di tiga titik pantauan utama, yaitu Simpang Tean, Simpang Gading, dan Simpang Rejoagung, Kota Madiun mengalami peningkatan signifikan.
Peningkatan terjadi dari sebelum Ramadan hingga mendekati Lebaran 2025. Data yang dihimpun menunjukkan lonjakan kendaraan bermotor dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.
Di Simpang Rejoagung, volume kendaraan meningkat drastis. Sebelum Ramadan 2025, total kendaraan yang melintas mencapai 74.489 unit.
Angka ini naik menjadi 91.942 unit di pertengahan Ramadan dan melonjak ke 106.066 unit menjelang Lebaran. Dibandingkan dengan 2024, angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 12 persen.
Sementara itu, untuk Simpang Gading juga mengalami tren serupa. Sebelum Ramadan, total kendaraan tercatat sebanyak 67.125 unit.
Di pertengahan bulan puasa, jumlahnya meningkat menjadi 76.415 unit, dan menjelang Lebaran mencapai 95.518 unit. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 87.300 unit pada periode yang sama.
Di Simpang Tean, peningkatan volume kendaraan juga terlihat. Sebelum Ramadan, total kendaraan yang melintas adalah 25.308 unit, lalu naik menjadi 29.474 unit di pertengahan Ramadan, dan akhirnya mencapai 36.841 unit menjelang Lebaran. Dibandingkan dengan 2024, kenaikan volume kendaraan di titik ini sekitar 15 persen.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun, Subakri, membenarkan lonjakan ini dan menyebut bahwa faktor utama adalah peningkatan mobilitas masyarakat yang ingin mudik lebih awal.
“Tahun ini kami mencatat adanya peningkatan volume kendaraan hingga 15 persen di beberapa titik strategis. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang lebih tinggi untuk mudik lebih awal dibanding tahun sebelumnya,” ujar Subakri saat diwawancarai pada Kamis (27/3).
Dirinya juga menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengurai kemacetan, termasuk rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan.
“Kami sudah menyiapkan pos pantau dan jalur alternatif agar arus lalu lintas tetap lancar, terutama menjelang puncak arus mudik,” tambahnya.
Peningkatan volume kendaraan ini diprediksi masih akan terus terjadi hingga H-1 Lebaran, dengan puncak kepadatan diperkirakan pada akhir pekan mendatang. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik guna menghindari kepadatan di jalan.
(Rams/kus/madiuntoday)