Sidak Mamin Di Terminal, Dinkes PPKB Pastikan Produk Layak Konsumsi
MADIUN - Menyambut arus mudik Lebaran 2025, tidak hanya kesiapan sarana prasarana transportasi saja yang perlu mendapatkan perhatian. Namun, juga produk makanan dan minuman yang diperdagangkan di lokasi pemberhentian transportasi umum.
Untuk itu, tim Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Madiun menggelar sidak makanan dan minuman. Salah satunya, di Terminal Tipe A Purbaya Madiun.
Rabu (26/3), petugas datang untuk memastikan bahwa makanan dan minuman yang dijual oleh pedagang bebas dari bahan berbahaya, tidak kadaluarsa, dan tetap higienis.
"Kami imbau pedagang untuk memperhatikan kebersihan makanan karena ini untuk menjaga keamanan dan keselamatan penumpang yang mengonsumsi makanan," ujar Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun, dr. Denik Wuryani.
Tim Dinkes PPKB pun melakukan pengecekan pada pedagang mamin di dalam dan luar terminal. Untuk makanan kemasan, petugas memeriksa izin edar dan tanggal kadaluarsa makanan.
Sedangkan untuk makanan siap saji, petugas mengimbau pedagang agar lebih higienis. Seperti menutup makanan dengan tudung saji atau minimal dengan kertas nasi. Kemudian, menggunakan alat bantu seperti capit makanan. Juga, mengenakan APD seperti sarung tangan dan celemek.
Dalam pemeriksaan tersebut petugas menemukan satu makanan kemasan yang sudah lewat tanggal kadaluarsanya. Untuk itu, petugas meminta pedagang untuk menarik barang kadaluarsa dari display. Juga, mengimbau agar pedagang lebih teliti lagi memeriksa tanggal kadaluarsa barang dagangannya. (Ney/irs/madiuntoday)