Satu Juta Lebih Kendaraan Keluar-Masuk Kota Madiun di Libur Lebaran, 187 Ribu Lebih Mobil di Antaranya Masuk Jalan Pahlawan
MADIUN – Libur lebaran kemarin menjadi hari yang sibuk bagi lalu lintas di Kota Madiun. Bagaimana tidak total ada 1.237.241 kendaraan yang keluar-masuk di Kota Pendekar. Jutaan kendaraan itu tercacat dari tangkapan Closed-Circuit Television (CCTV) analytic di sejumlah titik di Kota Pendekar selama 12 hari dari 26 Maret sampai 6 April 2025 lalu.
‘’Data yang kami dapatkan dari tanggal 26 Maret sampai 6 April 2025 lalu ada sebanyak 1 juta kendaraan lebih yang melintas. Baik itu masuk maupun keluar,’’ kata Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kota Madiun Bagus Wiyono, Rabu (9/4).
Bagus menambahkan kendaraan pribadi yang paling mendominasi. Rinciannya, ada sebanyak 715.716 kendaraan roda empat. Sementara kendaraan roda dua dengan sebanyak 429.865 kendaraan. Selanjutnya, ada kendaraan besar seperti truk dan bus dengan 77.863 truk dan 13.797 armada bus. Namun, Bagus menyebut kendaraan yang terhitung sejatinya belum menyentuh keseluruhan. Sebab, CCTV analytic yang terpasang hanya di empat titik. Yakni, Jalan Pahlawan (PSC), simpang empat 501, simpang empat Jalan Bali-Stadion Wilis, dan simpang empat PG Redjo Agung.
‘’Artinya, kita hanya menangkap kendaraan yang dari arah barat yakni Magetan, Ngawi, atau Solo dan yang dari arah utara, yakni dari pintu tol Dumpil,’’ ujarnya.
Bagus menyakini dari jutaan kendaraan itu tidak hanya sekedar melintas. Namun, juga masuk dan menikmati Kota Madiun. Hal itu dibuktikan dengan tingginya kendaraan pribadi yang melintas di Jalan Pahlawan. Dari data CCTV tersebut kendaraan jenis kendaraan mobil yang melintas mencapai 187.786 kendaraan. Perharinya berkisar 13 sampai 21 ribu kendaraan roda empat yang melintas. Tertinggi pada Kamis 3 April lalu dengan 21.494 ribu mobil. Sedang untuk sepeda motor berkisar empat ribu sampai 16 ribu kendaraan yang melintas.
‘’Kalau sekedar melintas kecil kemungkinan lewat Jalan Pahlawan. Karena jelas pastinya menghindari macet. Artinya, yang lewat di Jalan Pahlawan dimungkinkan mereka adalah wisatawan yang memang ingin ke Kota Madiun,’’ ungkapnya. (rams/agi/madiuntoday)