Dukung Program Presiden, Pemkot Madiun Siapkan Lahan 6 Hektare untuk Sekolah Rakyat
MADIUN – Pemerintah Kota Madiun tampaknya tak ingin setengah hati mendukung program pusat. Salah satunya, program Presiden Prabowo terkait Sekolah Rakyat. Tak tanggung-tanggung, Pemkot Madiun menyiapkan lahan seluas enam hektare untuk lokasi pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.
’’Kami mengusulkan tanah bengkok di kawasan Ring Road Barat. Luasnya sekitar enam hektare dan telah diverifikasi tak bermasalah,’’ kata Kepala Bapelitbangda Kota Madiun Suwarno.
Ya, keberadaan Sekolah Rakyat memang terus dipersiapkan. Terbaru mengemuka Terbaru klarifikasi dan verifikasi yang berlangsung di Gedung Konvensi TMP Kalibata, Jakarta pada 16–17 April lalu. Forum itu dihadiri perwakilan lintas kementerian yang menjadi pelaksana program, seperti Kementerian PUPR, Kemendikdasmen, dan Kementerian Sosial. Suwarno optimistis usulan pemkot bakal lolos kurasi pusat. Jika disetujui, pembangunan fisik sekolah berasrama atau boarding school itu akan dimulai akhir tahun ini, tepatnya sekitar November–Desember.
’’Kami ajukan jenjang SD, SMP, hingga SMA. Semuanya disiapkan untuk mendukung target program, yaitu memutus rantai kemiskinan lewat jalur pendidikan,’’ ujarnya.
Seperti diketahui Sekolah Rakyat merupakan program unggulan yang menyasar siswa dari keluarga tidak mampu yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Nah nantinya, seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung pemerintah pusat. Mulai biaya sekolah, seragam, tempat tinggal, hingga konsumsi harian. Suwarno menjelaskan, usai menyelesaikan pendidikan, para lulusan Sekolah Rakyat akan diarahkan untuk melanjutkan ke sekolah kedinasan atau perguruan tinggi.
‘’Dengan begitu, diharapkan mereka mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga dan berdaya saing secara nasional. Komitmen Pak Wali jelas mendukung penuh program Presiden. Ini upaya nyata dalam membangun SDM unggul dari akar rumput,’’ tandasnya. (rams/agi/madiuntoday)