Dorong Inovasi Pertanian, Wali Kota Dr. Maidi Resmikan Laboratorium Kultur Jaringan
Beragam Bibit Tanaman Langka Tersedia
MADIUN – Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, meresmikan Laboratorium Kultur Jaringan yang berlokasi di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun pada Selasa (22/4).
Laboratorium ini menjadi tonggak baru dalam pengembangan pertanian modern di wilayah perkotaan dengan keterbatasan lahan.
Dalam wawancaranya, Dr. Maidi menyampaikan bahwa laboratorium ini dirancang untuk mengembangkan tanaman-tanaman langka dan bernilai tinggi, salah satunya kelapa kopyor yang harga bibitnya mencapai satu juta rupiah per batang.
“Hari ini kita punya laboratorium sendiri, meskipun arealnya sempit tapi hasilnya optimal,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, pengembangan bibit dilakukan di lahan tidur seluas 2–3 hektare yang dimanfaatkan secara maksimal. Para petani dari laboratorium ini juga dibekali dengan mindset pertanian modern, termasuk penggunaan sumber air mandiri berbasis energi surya.
“Insyaallah dengan ini, ketahanan pangan bisa kita wujudkan. Ada berbagai jenis pisang, kelapa kopyor, bahkan jagung yang kita kembangkan agar satu pohon bisa menghasilkan lima bonggol,” tambahnya.
Menurut Dr. Maidi, meskipun Kota Madiun memiliki lahan pertanian yang terbatas, namun bisa menjadi contoh bagi wilayah lain dalam pemanfaatan teknologi dan inovasi pertanian.
Laboratorium kultur jaringan ini diharapkan menjadi pusat pengembangan bibit unggul dan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
(dspp/kus/madiuntoday)