Antusiasme Masyarakat Meningkat, Literasi di Kota Madiun Melesat
MADIUN – Tingginya antusiasme masyarakat dalam mengunjungi perpustakaan dan ruang baca di Kota Madiun menjadi indikator positif meningkatnya budaya literasi di kota ini.
Pada 2024, Kota Madiun mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat literasi tertinggi di Jawa Timur, menempati peringkat ketiga berdasarkan data dari Perpustakaan Nasional.
Lonjakan literasi ini terlihat jelas dari meningkatnya jumlah kunjungan ke berbagai fasilitas literasi, termasuk perpustakaan dan pojok baca yang tersebar di ruang publik.
Dalam satu hari, jumlah pengunjung yang datang ke salah satu stand literasi yang ada di Kantor Lapangan Wali Kota di Taman Hijau Demangan (THD) tercatat mencapai 369 orang, sebagian besar adalah pelajar SMP dan SMA yang datang untuk mencari informasi dan membaca buku.
“Ini bukan kami yang menilai, tapi berdasarkan instrumen resmi dari Perpusnas. Bahkan sore ini saja stand kami kebanjiran anak-anak sekolah yang datang dengan semangat tinggi untuk membaca,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Heri Wasana, Kamis (24/4).
Kota Madiun sendiri terus berbenah dalam mendukung program Madiun Kota Pintar. Melalui kerja sama lintas sektor, berbagai pojok literasi telah dihadirkan di hotel, restoran, stasiun, hingga terminal. Lebih dari 20 titik pojok baca kini aktif menyediakan bacaan variatif yang mudah diakses masyarakat.
Peningkatan literasi ini tercermin dalam dua indikator utama. Tingkat Kegemaran Membaca (berdasarkan survei Perpusnas) naik signifikan menjadi 96,53 pada tahun 2024, dari sebelumnya di bawah 9 pada tahun 2023.
Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) juga mencatat angka 93,96, yang menempatkan Kota Madiun pada peringkat tiga se-Jawa Timur.
“Capaian ini bukan sekadar angka, tapi cerminan semangat masyarakat dalam membudayakan membaca. Ini menunjukkan bahwa literasi di Kota Madiun tumbuh dari bawah, didorong oleh kebutuhan akan informasi dan kesadaran akan pentingnya membaca,” tambahnya.
Dengan komitmen yang terus dijaga dan sinergi antarinstansi yang semakin kuat, Kota Madiun bersiap menjadi salah satu pelopor kota literasi di Indonesia.
(Ney/kus/madiuntoday)