Gabungkan Seni Dan Teknologi, Siswa SMPN 2 Madiun Manfaatkan AI Untuk Buat Desain Batik Mastrip




MADIUN - Perkembangan teknologi kian pesat harus terus dipelajari agar tak ketinggalan zaman. Namun, bukan berarti mengesampingkan adat budaya yang sudah ada sejak zaman dahulu sebagai warisan kekayaan Nusantara.

Karenanya di tangan siswa-siswi SMPN 2 Madiun teknologi dan budaya digabungkan untuk membentuk suatu karya yang indah. Yaitu, batik Mastrip sebagai simbol kebanggaan dan sejarah sekolah yang didesain memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Jumat (25/4), karya para siswa itu ditampilkan dalam proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) yang berlangsung di aula SMPN 2 Madiun. Salah satunya seperti ditunjukkan oleh Danesha Aquina Athaya Toska, siswi kelas VII C.

"Ini motif batik dengan menggabungkan teknik manual dan digital. Desain digambar dulu secara manual, lalu digabungkan dengan aplikasi Canva atau AI," ujarnya.

Dalam desain batik tersebut memuat motif khas seperti Parang atau Mega Mendung. Kemudian, ditambah elemen Mastrip sebagai simbol SMPN 2 Madiun. Para siswa boleh mengkreasikan idenya untuk membentuk desain terbaik.

Plt. Kepala SMPN 2 Madiun Eryn Irsa Ningtyas mengatakan, desain ini nantinya juga bisa diaplikasikan pada kain. Sehingga, menjadi batik khas SMPN 2 Madiun.

"Kami juga ada ekstrakurikuler batik. Jadi desain ini nanti bisa digambarkan di atas kain untuk menambah semangat anak-anak," tuturnya.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan unjuk kebolehan siswa-siswi kelas VIII yang mengangkat tema keragaman budaya Nusantara. Setiap kelas memilih satu daerah di Indonesia. Kemudian, menampilkan adat budayanya seperti pakaian, makanan khas, aksesoris, hingga kesenian daerah.

Kegiatan tersebut juga mengundang perwakilan TNI dan Polri di wilayah Kota Madiun untuk menanamkan semangat bela negara sejak dini.

"Ini sesuai dengan bidang saya. Dengan kegiatan ini diharapkan anak-anak semakin mengenal adat budaya Nusantara dan semakin menumbuhkan kecintaan terhadap NKRI," kata Bati Wanwil Koramil 0803/1 Taman Peltu Sawunggaling. (Bip/irs/madiuntoday)