Tinjau Penyiapan Wisata Taman Buah di TPA, Wali Kota: Target 1,5 Bulan Sudah Bisa Ditanami
MADIUN – Upaya Wali Kota Madiun Dr. Maidi mengubah gunung sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo menjadi tempat wisata terus berproses. Pengerjaan jalan menuju puncak bukit sampah tersebut sudah mencapai 40 persen lebih. Pekerjaan akses jalan itu ditarget selesai dalam tiga sampai empat hari ke depan.
‘’Untuk jalan tiga-empat hari paling lama satu minggu selesai. Minggu ini kita selesaikan jalan ke puncaknya,’’ kata wali kota usai meninjau lokasi, Minggu (27/4).
Orang nomor satu di Kota Pendekar itu memang kembali mengunjungi lokasi pekerjaan. Peninjauan dilakukan usai giat East Java Running Fest 2025. Wali kota menyebut gunung sampah tersebut nantinya akan disulap menjadi tempat wisata berkonsep taman buah. Setelah akses jalan selesai, lanjut wali kota, akan langsung dilanjutkan pengurugan. Hal itu perlu agar bisa ditanami. Rencananya tanaman buah.
‘’Kita beri tanaman produktif seperti buah. Sampai pengurugan dan lainnya, kita target 1,5 bulan selesai,’’ ungkapnya.
Di TPA Winongo memang terdapat bukit-bukit sampah. Kapasitasnya sudah nyaris tak menampung lagi. Wali kota berencana membuka lahan baru untuk TPA. Di tempat baru tersebut, konsep pengelolaan sampah yang masuk juga berbeda. Pemerintah Kota Madiun sedang menjalin kerja sama dengan pihak ketiga mengenai pengelolaan sampah tersebut. Nah, sampah lama di TPA Winongo yang sudah menggunung tersebut bakal dijadikan tempat wisata. Konsepnya bukit taman buah tersebut.
‘’Bentuk akhirnya taman buahnya bisa seperti piramida. Kalau untuk namanya masih rahasia,’’ ujarnya.
Tak hanya meninjau TPA, orang nomor satu di Kota Pendekar itu juga meninjau sejumlah proyek lain yang sedang berjalan. Seperti, pelebaran akses masuk Taman Bantaran, areal off road jip adventure di Taman Lalu Lintas Bantaran, dan pembuatan kebun bunga di Ngrowo Bening Edupark. Sejumlah lokasi tersebut dipersiapkan untuk mengoptimalkan potensi Kota Madiun. Harapannya, bisa semakin menarik wisatawan luar daerah. (ney/agi/madiuntoday)