Jadi Relawan Di Kota Madiun, Turis Maroko Belajar Dan Mengajar Di TK Islam Al Huda




MADIUN - Ada pemandangan tak biasa di TK Islam Al Huda pada Senin (28/4). Seorang relawan dari Maroko ikut mengajar di lembaga pendidikan berbasis alam tersebut. Dia adalah Mohamed Ait Taleb.

Pria 46 tahun itu tampak sabar mengajarkan Bahasa Inggris. Anak-anak juga terlihat antusias dengan 'guru baru' mereka.

"A B C D E," seru anak-anak dalam Bahasa Inggris menirukan ucapan Taleb.

Selain mengajar Bahasa Inggris, relawan Worldpackers itu juga belajar banyak hal di sekolah yang terletak di Jalan Kapri, Kelurahan Ngegong itu. Seperti, membuat sambel pecel, memanen singkong dan kangkung, serta mengenal berbagai tanaman di sekolah tersebut.

"Ini impian saya untuk bisa datang ke Indonesia. Sebelumnya saya tahu Indonesia terkenal akan wisatanya. Jadi saat saya lihat di website untuk menjadi volunteer di Indonesia, saya pikir ini kesempatan bagus untuk datang," ujarnya.

Taleb tiba di Kota Madiun pada 25 April 2025. Dia pun tinggal di rumah warga dan mengikuti kegiatan masyarakat.

Dengan mengunjungi Kota Madiun, dia berharap bisa menjadi jembatan penghubung kerja sama antarnegara. Terutama, ekspor produk herbal dari Kota Madiun ke Maroko.

Sementara itu, Camat Manguharjo Lita Febriana Hapsari menyambut baik keinginan Taleb untuk dapat menjadi perantara ekspor produk Kota Madiun.

"Kami bawakan sambel pecel yang sudah dikemas kaleng sebagai contoh. Juga, jahe dan jahe merah yang ditanam oleh ibu-ibu Kelurahan Ngegong agar bisa merasakan jahe yang fresh," tuturnya.

Selain Taleb, sebelumnya wilayah Kecamatan Manguharjo juga dikunjungi relawan Worldpackers dari Tiongkok. Selanjutnya, akan ada relawan dari Inggris dan Mesir yang sudah dijadwalkan berkunjung di Kota Pendekar. (Dspp/irs/madiuntoday)