Jelang Keberangkatan Ke Tanah Suci, CJH Dapat Vaksin Meningitis
MADIUN - Menjelang keberangkatan ke tanah suci, calon jamaah haji (CJH) asal Kota Madiun mendapatkan Vaksinasi Meningitis guna mencegah penularan penyakit di Arab Saudi. Penyuntikan pun dilakukan di enam puskesmas induk di Kota Madiun pada Selasa (29/4).
Salah satunya seperti tampak di Puskesmas Banjarejo. Sejak pagi, CJH telah mengantre untuk mendapatkan vaksin. Namun, sebelum itu mereka menjalani pemeriksaan untuk memastikan bahwa tubuhnya siap menerima vaksin.
Sub Koordinator Pengelolaan Pelayanan Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinkes PPKB Kota Madiun, Tri Wahyuning Novitasari menuturkan bahwa ada 194 CJH yang dijadwalkan melakukan penyuntikan Vaksin Meningitis. 69 di antaranya dilakukan di Puskesmas Banjarejo.
"Agar jamaah tidak terlalu lama mengantre, khusus di Banjarejo kami buat dua hari pelaksanaan," ujarnya.
Selain itu, penyuntikan juga dilakukan terhadap 34 jamaah di Puskesmas Demangan, 24 orang di Sukosari, 31 orang di Tawangrejo, 22 orang di Manguharjo, dan 14 orang di Ngegong. Selain itu, empat petugas haji daerah juga mendapatkan vaksinasi.
Menurut Vita, Vaksin Meningitis merupakan syarat wajib dalam pelaksanaan ibadah haji. Selain itu, Indonesia sempat ditetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio, sehingga CJH juga diwajibkan untuk mendapatkan Vaksin Polio.
Sebagai informasi, CJH asal Kota Madiun dijadwalkan masuk Asrama Haji Surabaya pada 16 Mei 2025 pukul 20.00 WIB, dan akan diberangkatkan ke Jeddah pada 17 Mei malam. Mereka diperkirakan tiba di Tanah Suci pada 18 Mei pukul 05.00 waktu setempat.
Untuk itu, Vita mengimbau para jamaah agar menjaga pola hidup sehat, memperbanyak olahraga ringan, serta mengatur pola makan dan istirahat yang cukup. Langkah ini diharapkan bisa menjaga kondisi tubuh tetap prima selama menjalani rangkaian ibadah haji. (Ney/irs/madiuntoday)