Monitoring Pelaksanaan Ujian Sekolah, Dindik: Soal Lumayan Berbobot, Butuh Konsenterasi dan Persiapan




MADIUN – Siswa kelas VI dan IX tengah menempuh ujian sekolah dalam minggu ini. Pelaksanaan sudah berlangsung sejak, Senin (5/5) kemarin. Hingga hari kedua, pelaksanaan cukup lancar. Hal itu dipastikan Kabid Kurikulum, Pembinaan Bahasa, dan Sastra Dinas Pendidikan Kota Madiun Slamet Hariyadi yang melakukan monitoring, Selasa (6/5).

Hariyadi bersama pengawas dan lainnya melakukan monitoring di SMPN 13 Madiun dan SDN 05 Madiun Lor. Menurutnya pelaksanaan ujian secara menyeluruh sudah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan sekolah. Mulai adanya panitia, pengawas, tata tertib ujian, dan jadwal.

‘’Secara keseluruhan telah sesuai dengan ketentuan. Pelaksanaan juga lancar sejauh ini,’’ katanya.

Untuk perangkat, ujian sekolah menggunakan chromebook dan laptop. Seperti diketahui, siswa mulai kelas IV hingga IX di Kota Madiun sudah mendapatkan fasilitas laptop dan chromebook untuk pembelajaran. Pemerintah Kota Madiun memberikan fasilitas tersebut pada 2020 dan 2023 lalu. Totalnya, nyaris 15 ribu unit. Selain itu, Pemerintah Kota Madiun juga menyediakan layanan internet gratis di tiap ruang kelas.

‘’Perangkat yang digunakan juga tidak ada kendala. Semua bisa digunakan dengan baik,’’ ungkapnya.

Terkait soal, Hariyadi menyebut soal ujian disusun tim khusus yang tergabung dalam forum Kelompok Kerja Guru (KKG) juga melibatkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Kendati soal begitu bukan dari pemerintah pusat, bukan berarti mudah. Bahkan, Hariyadi mendapatkan keluhan dari siswa terkait soal yang lumayan sulit.

‘’Dari monitoring tadi, pada umumnya siswa bisa mengerjakan dengan lancar. Menurut peserta, soalnya cukup berbobot. Karenanya butuh konsenterasi dan persiapan yang lebih matang lagi sewaktu di rumah,’’ pungkasnya. (rams/agi/madiuntoday)