Perdana Raih Emas, Pelti Kota Madiun Ukir Sejarah Baru di Porprov Jatim
MADIUN – Sejarah baru berhasil ditorehkan oleh Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Kota Madiun di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Untuk pertama kalinya, cabang olahraga tenis lapangan berhasil menyumbangkan medali emas bagi Kota Pendekar melalui perjuangan atlet muda berbakat, Muhammad Misbah Abdullah.
Keberhasilan ini bukan datang secara instan. Sejak enam hingga tujuh bulan lalu, Pelti Madiun telah menyiapkan pembinaan intensif dengan mengirim para atlet untuk menjalani pelatihan khusus di Sukoharjo. Di bawah bimbingan langsung pelatih sekaligus Wakil Ketua Pelti Kota Madiun, Wardoyo, S.Sos., para atlet terus diasah teknik, mental, dan strategi bermain.
"Komitmen kita sejak awal adalah meraih medali emas. Minimal kita harus bawa pulang medali dari Porprov. Tapi emas ini jadi bonus luar biasa karena ini sejarah pertama kalinya Pelti Madiun berhasil dapat medali emas di ajang resmi," ujarnya dalam wawancara (7/7).
Wardoyo menambahkan, selama ini Pelti Madiun belum pernah mencicipi manisnya medali emas di berbagai kejuaraan. Maka dari itu, pihaknya total mendukung dan menyiapkan atlet agar bisa membuktikan bahwa Kota Madiun mampu bersaing di tingkat provinsi, bahkan nasional.
"Di Jawa Timur, persaingan cabor tenis sangat kompetitif. Banyak daerah besar seperti Surabaya, Batu, Kediri, dan Malang bahkan merekrut atlet dari luar daerah. Tapi kita tetap percaya dengan pembinaan sendiri. Junior-junior Mas Misbah kita bina langsung, kita evaluasi tiap tiga bulan, dan kita ikutkan kejuaraan sebagai barometer kekuatan," terangnya.
Pelti Kota Madiun sendiri mengirimkan tiga atlet pada Porprov kali ini, terdiri dari dua atlet putri dan satu atlet putra. Hasilnya, selain medali emas dari nomor tunggal putra atas nama Muhammad Misbah Abdullah, Pelti juga membawa pulang dua medali perunggu dari nomor ganda campuran dan beregu putri.
Pencapaian ini menjadi titik balik semangat Pelti Kota Madiun dalam membina generasi atlet masa depan. Tidak hanya fokus pada capaian saat ini, Wardoyo juga memastikan bahwa pembinaan lanjutan akan terus dilakukan. "Ke depan, kita targetkan Mas Misbah bisa mewakili Madiun di Pornas. Kita juga akan fokus pada regenerasi, membina junior-juniornya agar prestasi ini bisa berkelanjutan," imbuhnya.
Lebih dari sekadar medali, kemenangan ini menjadi bukti bahwa dengan komitmen dan kerja keras, kota kecil sekalipun bisa menorehkan prestasi besar. Kota Madiun tak lagi dipandang sebelah mata. Kini, Kota Pendekar telah mengukir emas dari lapangan tenis.
(KONI/rat/madiuntoday)