Persiapan Puncak Haji, CJH Kota Madiun Terima Gelang Identitas Armuzna



MADIUN - Jelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), calon jemaah haji (CJH) asal Kota Madiun yang tergabung dalam Kloter SUB 22 mulai menerima gelang khusus sebagai identitas sekaligus akses layanan selama prosesi Armuzna berlangsung.

Ketua Kloter SUB 22, Zainal Arifin, mengatakan pembagian gelang dilakukan setelah rapat koordinasi bersama ketua regu (karu) dan ketua rombongan (karom).

“Gelang Armuzna sudah mulai kami bagikan kepada jemaah,” ujarnya, Rabu (20/5). 

Menurutnya, gelang tersebut diterbitkan oleh syarikah dan dilengkapi barcode yang memuat identitas lengkap jemaah. Data di dalam barcode meliputi nomor paspor, asal kloter, hingga informasi pemondokan.

Barcode tersebut nantinya digunakan untuk akses masuk kawasan Armuzna serta layanan lainnya selama pelaksanaan ibadah haji.

“Barcode itu menunjukkan identitas, pemondokan, dan data jemaah lainnya,” katanya.

Zainal menjelaskan, fungsi gelang Armuzna hampir serupa dengan kartu nusuk yang digunakan jemaah untuk akses masuk ke Masjidilharam. Karena itu, para jemaah diminta menjaga gelang agar tidak hilang maupun rusak.

Gelang Armuzna didominasi warna putih krem dengan bahan kertas berlapis plastik. Desainnya dibuat elastis dan dilengkapi pengunci agar dapat menyesuaikan lingkar tangan jemaah.

Selain pembagian gelang, jemaah haji asal Kota Madiun juga melakukan pemutakhiran data bagi peserta yang mengikuti skema murur maupun badal lempar jumrah. Saat ini, jumlah jemaah murur tercatat sebanyak 103 orang beserta pendampingnya.

“Jumlah jemaah murur tersebut sudah kami serahkan ke pihak syarikah,” pungkasnya. 

(rams/kus/madiuntoday)