Banyak Jebakan di Soal TKA Hari Kedua, Peserta Tampak Tegang Namun Berakhir Lega



MADIUN – Raut muka tegang tampak mengemuka di wajah peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari kedua, Kamis (9/4). Bagaimana tidak, banyak soal-soal penalaran yang cukup menjebak. Ketegangan itu akhirnya pecah menjadi raut lega setelah mereka berhasil menyelesaikan ujian dengan maksimal.

Hal itu seperti yang terlihat di SMPN 1 Madiun. Ruang ujian tampak sunyi senyap. Para siswa kelas IX tengah fokus tingkat tinggi menghadapi TKA hari terakhir tersebut. Seperti yang dirasakan Andika, siswa kelas 9C ini. Dia mengaku lega usai menyelesaikan ujian meski masih ada rasa khawatir pada beberapa jawaban.

‘’Setelah mengerjakan TKA hari ini, saya merasa lega karena akhirnya bisa menyelesaikan dengan baik. Namun, masih ada sedikit rasa penasaran dan khawatir terhadap beberapa jawaban yang tadi sempat diragukan,” ujarnya.

Dia mengatakan telah mempersiapkan diri dengan belajar ulang materi, mengerjakan latihan soal, serta membaca catatan. Meski begitu, dia tetap menemukan soal yang cukup menantang.

“Yang cukup sulit itu soal yang membutuhkan pemahaman mendalam. Selain itu, pilihan jawabannya juga cukup mirip sehingga perlu ketelitian dalam memilih,” ungkapnya.

Hal serupa juga dirasakan Vanessa, siswa kelas 9B. Dia menyebut rasa lega tetap disertai kekhawatiran terhadap hasil yang akan diperoleh.

“Setelah mengikuti TKA, saya merasa lega karena akhirnya bisa menyelesaikan dengan baik. Namun, masih ada sedikit rasa penasaran dan khawatir terhadap beberapa jawaban yang tadi sempat diragukan,” katanya.

Menurutnya, beberapa soal membutuhkan pemahaman lebih dalam dan tidak cukup hanya mengandalkan hafalan.

“Ya, ada beberapa bagian yang cukup sulit, terutama soal yang membutuhkan pemahaman mendalam. Selain itu, pilihan jawabannya juga cukup mirip sehingga perlu ketelitian dalam memilih,” ujarnya.

TKA, lanjutnya, cukup membantu untuk mengukur kemampuan diri. Sebab, dari hasil pengerjaan kita bisa mengetahui sejauh mana pemahaman terhadap materi serta mengetahui bagian yang masih perlu ditingkatkan.

Sementara itu, Apta, siswa kelas 9D, mengaku telah mempersiapkan diri dengan belajar dan mengerjakan latihan soal sebelum ujian. Namun, diakuinya beberapa materi seperti bangun datar, geometri, dan skala cukup menantang saat dikerjakan.

“Waktu mengerjakan, ada beberapa materi yang cukup sulit seperti bangun datar, geometri dan skala,” katanya.

Berbeda dengan itu, Salama Alya, siswa kelas 9B, mengaku merasakan perasaan campur aduk setelah ujian selesai. Pasalnya, ada beberapa jawaban yang dirasa ragu namun lega karena tes telah berhasil diselesaikan. Dia juga mengatakan sudah melakukan berbagai persiapan, meski menurutnya belum maksimal.

“Saya belajar dari catatan yang sudah diajarkan di kelas maupun di tempat les, lalu mengerjakan soal-soal latihan agar lebih terbiasa. Kadang juga melihat video pembelajaran atau bertanya ke teman jika ada materi yang belum dipahami,” ungkapnya.

Namun saat ujian, diakuinya tetap menemukan soal yang cukup sulit dan terasa menjebak.

“Ada beberapa soal yang cukup sulit, terutama yang membutuhkan pemahaman lebih dalam dan tidak bisa hanya mengandalkan hafalan. Kadang soalnya juga agak menjebak, sehingga kita harus benar-benar teliti. Selain itu, waktu terasa cepat sehingga sempat panik di bagian akhir,” ujarnya.

Pelaksanaan hari terakhir TKA ini pun tidak hanya menjadi momen ujian. Namun, juga pengalaman berharga bagi para siswa. Selain menguji kemampuan, TKA juga mendorong siswa untuk lebih mengenali diri serta meningkatkan semangat belajar ke depannya. (bip/im/agi/madiuntoday)