Asrama Haji Madiun Ramai Sejak Pagi, Ratusan Koper Jemaah Mulai Dikumpulkan
MADIUN – Suasana Asrama Haji Kota Madiun tampak ramai sejak pagi, Minggu (26/4). Jemaah haji datang silih berganti sambil membawa koper besar untuk dikumpulkan sebagai bagian dari tahapan awal keberangkatan ke Tanah Suci.
Sejak pukul 08.30 WIB, aktivitas pengumpulan mulai berlangsung. Setiap koper yang datang langsung melalui proses penimbangan oleh petugas untuk memastikan beratnya sesuai ketentuan. Setelah itu, koper ditata berjajar rapi di area pengumpulan hingga menjelang siang.
“Semua koper wajib ditimbang. Kalau melebihi batas, harus langsung dikurangi isinya saat itu juga,” tegas Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Madiun, Datik Ardiyah.
Hingga pukul 11.00 WIB, sebanyak 230 koper berhasil dikumpulkan, terdiri dari 227 koper milik jemaah dan tiga koper milik petugas kloter. Seluruh koper tersebut telah melalui proses pengecekan sebelum disiapkan untuk diberangkatkan ke embarkasi.
Di antara ratusan koper tersebut, tampak beragam penanda unik yang dipasang oleh jemaah. Selain pita resmi, ada yang menambahkan boneka kecil, pita warna-warni, hingga gantungan khusus untuk memudahkan identifikasi saat pengambilan nanti.
“Penanda tambahan ini cukup membantu jemaah saat mencari koper mereka nanti,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan jemaah untuk memastikan isi koper sesuai dengan aturan, terutama tidak membawa barang terlarang seperti benda tajam maupun bahan yang mengandung gas.
“Kalau nanti masih ditemukan barang yang tidak sesuai, koper tetap harus dibuka lagi. Jadi sebaiknya dipastikan sejak awal sudah aman,” tambahnya.
Dengan batas maksimal 30 kilogram untuk koper besar dan 7 kilogram untuk tas kabin, seluruh koper yang telah terkumpul dijadwalkan diberangkatkan menuju Embarkasi Surabaya sekitar pukul 12.00 WIB. (im/madiuntoday)