Gowes Cek Bank Sampah, Plt Wali Kota Siapkan Outlet di PSC Wadahi Produk Daur Ulang
MADIUN – Keberadaan bank sampah di Kota Madiun cukup menarik perhatian Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun. Plt wali kota pun meninjau sejumlah bank sampah sembari gowes, Rabu (29/4). Plt wali kota meninjau bank sampah di Jalan Pesanggrahan dan di Kelurahan Manisrejo. Produk yang dihasilkan pun sudah cukup banyak lagi menarik. Tak ayal, Plt wali kota berkeinginan memberikan outlet di lokasi wisata khusus untuk produk daur ulang.
‘’Memang sudah saya angan-angan lama untuk menampung produk dari bank sampah di PSC atau PRC,’’ kata Plt wali kota.
Bank sampah, lanjutnya, sudah memiliki produk-produk daur ulang menarik dan bernilai jual. Hal itu tentu sayang jika hanya dipasarkan di lokasi bank sampah. Sementara di Kota Madiun ada satu kawasan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan setiap harinya. Karenanya, Plt wali kota ingin mewadahi produk daur ulang tersebut dalam outlet khusus.
‘’Jadi kreativitas teman-teman di bank sampah ini juga harus kita wadahi. Masyarakat mengolah sampah jadi produk baru, pemerintah bantu memasarkannya,’’ ungkapnya.
Diakui Plt wali kota, Bank Sampah Pesanggrahan salah satu yang cukup lengkap. Pun, sudah terkelola dengan baik. Mulai sampai organik maupun anorganik. Sampah organik dikelola salah satunya untuk biopori. Hasilnya untuk pupuk. Selain itu juga ada pengelolaan eco enzyme. Sementara anorganik sudah didaur ulang menjadi beragam benda kaya manfaat.
‘’Saya juga ingin melihat kemampuan bagaimana bank sampah ini ke masyarakat. Artinya, mereka juga harus dapat mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah yang baik dan benar,’’ imbuhnya.
Pemerintah, lanjutnya, tentu juga berperan. Pemerintah pastinya akan turun dengan bantuan fasilitas maupun anggaran. Namun, Plt wali kota menyebut pihaknya masih ingin melihat lebih jauh keberadaan bank-bank sampah yang ada di Kota Madiun. Saat ini, bank sampah dipastikan ada di tiap kelurahan. Nah, Plt wali kota ingin melihat kemampuan masing-masing bank sampah tersebut.
‘’Saat ini kita fokuskan ke pengelolaan dulu. Nanti kita review lagi untuk memetakan apa-apa yang harus kita lakukan,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)