Angin Kencang Robohkan Pohon disejumlah Titik, BPBD Sigap Lakukan Penanganan
MADIUN – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Madiun, Kamis (30/4), merobohkan sejumlah pohon di berbagai titik, seperti Pasar Sleko, Taman Bantaran, hingga Jalan Gajah Mada. Sejumlah ruas jalan sempat tertutup material pohon, membahayakan pengguna jalan dan memicu kemacetan. BPBD pun bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi sehingga gangguan aktivitas warga dan arus lalu lintas dapat segera diatasi.
Plt Kalaksa BPBD Kota Madiun, Yusuf Asmadi menyampaikan, hujan lebat yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang di sejumlah titik. Pihaknya langsung mengerahkan tiga tim ke lapangan untuk melakukan penanganan.
“Dari laporan yang masuk, hingga pukul 16.30 WIB terdapat 10 titik pohon tumbang yang sudah tertangani. Delapan titik berada di wilayah Manguharjo, satu di Kecamatan Taman, dan satu di Kecamatan Kartoharjo. Semua bisa tertangani berkat koordinasi yang baik antara BPBD, dinas terkait, dan relawan,” jelasnya.
Yusuf menambahkan, dalam kejadian tersebut terdapat satu sepeda motor yang tertimpa pohon di Taman Bantaran, namun berhasil diselamatkan. Sementara itu, tidak ditemukan korban luka maupun korban jiwa. Untuk kerugian material, pihaknya masih melakukan pendataan lebih lanjut.
Petugas gabungan dari BPBD, Dinas Perkim, Dinas Perhubungan, Satpol PP, TNI, serta warga setempat langsung melakukan pembersihan dengan menyingkirkan ranting dan memotong batang pohon yang tumbang. Penanganan terpadu ini membuat akses jalan dapat kembali normal.
Sebagai langkah antisipasi, Yusuf mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. Warga diminta tidak berteduh di bawah pohon besar atau tua yang berisiko tumbang, serta menghindari area baliho, papan reklame, dan tiang listrik.
Pengendara juga diingatkan untuk tidak memarkir kendaraan di bawah pohon rindang saat cuaca buruk dan tetap berhati-hati saat melintas di jalan yang banyak ditumbuhi pohon tinggi.
“Kami berharap untuk kedepan kita semua selalu berhati-hati jangan sampai ada korban karena pohon tumbang," tambahnya.
Dengan respons cepat dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
(Ws Hendro/rat/Madiuntoday)