Gedung Kesenian Kini Jadi Depo Arsip, Simpan 60 Ribu Berkas Lebih Arsip Penting Lagi Berharga



MADIUN – Gedung Kesenian Fatimah di Jalan Ringin kini sudah beralih fungsi. Setelah diserahkan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Madiun, gedung kini dimanfaatkan untuk penyimpanan arsip penting lagi berharga Kota Madiun. Keberadaan gedung Depo Arsip tersebut ditinjau Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun bersamaan dengan gowes, Rabu (29/4).


‘’Ini baru pindahan, makanya belum 100 persen. Ya sudah ada kalau 80 persen, tetapi sudah layak,’’ kata Plt wali kota. 


Gedung tersebut setidaknya menyimpan 60 ribu berkas lebih. Baik fisik maupun digital. Mulai dari arsip statis maupun dinamis. Seperti peta lama, foto lama wajah Kota Madiun, hingga berkas lain yang bernilai sejarah. Puluhan ribu arsip tersebut tentu harus ditata rapi agar mudah saat dicari. Sebagian juga sudah di digitalisasi dan diunggah dalam jaringan web nasional. Nah, Plt wali kota memastikan agar keberadaan arsip tersebut bisa tertata baik dan mudah saat dibutuhkan. 


‘’Arsip kan tidak hanya pemerintah yang butuh. Masyarakat juga butuh. Harus mudah dicari. Ini kan salah satu bentuk layanan juga,’’ ungkapnya. 


Gedung tersebut telah diserahkan ke Dinas Perpus dan Kearsipan daerah sejak akhir 2024 lalu. Sebelum menjadi depo arsip, gedung sempat dimanfaatkan sebagai kantor. Maklum, gedung kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah di Jalan Agus Salim tengah dilakukan rehab. Pemanfaatan sebagai arsip baru dilakukan mulai Maret 2026 kemarin. 


‘’Arsip itu juga aset berharga dan penting. Harus dijaga dengan baik. Dengan terpusat seperti ini harapannya, bisa semakin mudah dalam mencarinya,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)