MBG SDN Demangan 1 Positif Terkontaminasi Kuman, Hasil Uji Lab Dikirim ke BGN



MADIUN – Dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Demangan akhirnya terjawab. Hasil uji laboratorium memastikan makanan tersebut terkontaminasi kuman. Hasil itu pun sudah tersampaikan ke Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun. 

‘’Hasil laboratorium positif terkontaminasi. Tentunya hasil ini akan kami laporkan ke BGN (Badan Gizi Nasional). BGN yang punya wewenang,’’ kata Plt wali kota, Senin (4/5).

Laporan diharapkan bisa menjadi dasar evaluasi BGN untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait. Termasuk dalam penentuan sanksi. Plt wali kota berharap kejadian waib menjadi pembelajaran bagi seluruh pengelola SPPG. Kepatuhan terhadap standar menjadi kunci utama pencegahan.

‘’Selalu saya sampaikan, ikuti standar aturan dari BGN. Itu yang menjadi patokan,’’ tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun dr. Denik Wuryani menyebut pihaknya memang langsung melakukan pemeriksaan usai kejadian 4 pada 16 April lalu. Sampel makanan dari distribusi SPPG Demangan itu pun langsung dilakukan uji lab. Hasilnya baru keluar beberapa hari yang lalu. Sembari menunggu hasil, operasional SPPG tersebut dihentikan sementara pascainsiden. Denik juga berharap agar kejadian menjadi pembelajaran bersama agar kejadian serupa tidak terulang.

“Hasil laboratorium memang ada kumannya. Ini untuk evaluasi agar ke depan tidak terjadi lagi,” ujarnya. 

Seperti diberitakan, sebanyak 18 peserta didik di SDN 1 Demangan diduga mengalami keracunan. Mereka mengeluhkan berupa sakit perut, disertai gejala pusing, dan mual bahkan muntah. Peserta didik langsung dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat untuk perawatan. Sebagian besar siswa sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis. (ws hendro/agi/madiuntoday)