Siapkan Nama dan Identitas Baru, RSUD Kota Madiun Optimistis Perkuat Pelayanan



MADIUN - RSUD Kota Madiun tengah bersiap memiliki nama resmi sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas layanan. Rumah sakit milik pemerintah kota tersebut kini mengkaji penamaan sekaligus pembaruan identitasnya.

Selama ini, masyarakat lebih akrab menyebutnya sebagai RSUD Sogaten. Namun, sebutan tersebut belum pernah ditetapkan sebagai nama resmi.

Direktur RSUD Kota Madiun, Muhammad Nur, menyampaikan bahwa proses kajian penamaan saat ini dilakukan bersama Sekretariat Daerah. Ia menegaskan, nama RS Sogaten hanyalah sebutan populer di masyarakat.

“Selama ini dikenal RS Sogaten, tetapi itu bukan nama resmi,” ujarnya. 

Dalam prosesnya, manajemen sempat mempertimbangkan penggunaan nama tokoh di bidang kesehatan. Namun, hingga kini belum ditemukan figur dokter yang memiliki keterkaitan kuat dengan sejarah Kota Madiun.

Karena itu, opsi lain mulai dibuka. Salah satunya menggunakan nama tokoh berpengaruh atau yang memiliki nilai historis bagi daerah, meski tidak harus berasal dari kalangan tenaga medis.

Selain penamaan, RSUD juga berencana memiliki identitas visual baru berupa logo sendiri. Saat ini, rumah sakit tersebut masih menggunakan lambang milik Pemerintah Kota Madiun.

“Nama dan lambang akan kami ajukan,” jelasnya.

Penetapan nama resmi diharapkan dapat memperkuat identitas layanan sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengenali rumah sakit tersebut. Hingga kini, proses kajian masih terus berjalan untuk menentukan nama yang paling tepat sebelum diajukan secara resmi.

“Kami masih mencari yang paling pas,” pungkasnya.

(rams/kus/madiuntoday)