Stok MinyaKita di Kota Madiun Aman, Pasokan Terjaga di Pasaran



MADIUN – Ketersediaan minyak goreng rakyat merek MinyaKita di Kota Madiun dipastikan aman. Pemerintah bersama Perum Bulog terus melakukan penyaluran guna menjaga pasokan tetap tersedia di pasaran.

Wakil Pimpinan Cabang (Wapinca) Bulog Madiun, Willy Adi Purba, mengatakan distribusi minyak goreng rutin dilakukan, khususnya di Pasar Besar Madiun (PBM). Pada hari ini, Bulog menyalurkan sebanyak 750 karton minyak goreng kepada pedagang.

“Dropping hari ini di PBM sebanyak 750 karton untuk 41 pedagang. Pembagian dilakukan merata agar semua pedagang mendapatkan pasokan,” ujarnya, Rabu (6/5). 

Setiap pedagang, lanjut Willy, menerima sekitar 18 karton. Penyaluran ini merupakan bagian dari distribusi rutin yang dilakukan setiap pekan.

“Kami dropping seminggu sekali karena juga melayani wilayah Kabupaten Madiun dan Kabupaten Ngawi,” jelasnya.

Selain Bulog, distribusi minyak goreng rakyat juga melibatkan pihak lain seperti RNI dan PPI. Willy memastikan, hingga saat ini stok minyak goreng, khususnya MinyaKita, masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Untuk stok aman, dan tidak ada kenaikan harga. Kami menyesuaikan agar distribusi ke pedagang merata,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga minyak goreng di Kota Madiun bervariasi. Untuk minyak goreng kemasan premium dijual sekitar Rp20.833 per liter, sedangkan kemasan sederhana di kisaran Rp16.900 per liter.

Sementara itu, MinyaKita dijual sekitar Rp15.700 per liter, dan minyak goreng curah berada di kisaran Rp18.833 per liter. Dengan pasokan yang terjaga, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan minyak goreng di pasaran.
(rams/kus/madiuntoday)